priyo

1931 POSTS 0 COMMENTS

Duh, Foto Bareng Pacar Ronaldo, Presenter Cantik Justru Kena Bully Netizen!!

0

Semenjak menjadi kekasih Cristiano Ronaldo, popularitas Georgina Rodriguez melejit. Karier Georgina sebagai model pun semakin moncer.

Layaknya selebitis, popularitas Georgina banyak digunakan untuk media promosi berbagai brand. Bahkan banyak juga pihak yang meminta foto bareng Georgina, untuk kepentingan pansos (panjat sosial).

Seperti halnya yang dilakukan presenter sekaligus jurnalis cantik asal Spanyol, Cristina Tarrega.

Seperti diketahui beberapa lalu, Rodriguez sedang beberapa untuk melakukan pekerjaanya sebagai model. Nah, diwaktu yang sama Tarrega juga berada di Shanghai.

Singkat cerita Tarrega, kemudian mengunggah foto dirinya dengan kemasih CR7 itu di akun instragramnya.

“Magic bersama Georgina Rodriguez di Shanghai,” kicau Cristina sebagai keterangan fotonya.

Dalam foto tersebut, Georgina Rodriguez menggunakan pakaian dalam seperti baju tidur berwarna biru muda. Sedangkan Cristina menggunakan gaun hitam.

Sayangnya, foto tersebut malah membuat Cristina terkena omelan netizen. Banyak yang menuduhnya telah mengunggah sebuah foto palsu. Beberapa netizen meragukan foto tersebut.

Pasalnya, pencahayaan yang berada di tubuh Georgina Rodriguez dan Cristina Tarrega berbeda. Gina terlihat lebih terang, sedangkan pencahayaan yang berada di sisi Cristina terlihat lebih gelap.

Selain itu, arah tatapan kedua wanita tersebut berbeda. Georgina Rodriguez seperti melirik ke arah lain. Sedangkan mata Cristina seperti menatap ke arah kamera.

Di sisi lain, di akun Instagram pribadinya, Georgina Rodriguez belum menggungah foto yang lokasinya sama dengan Cristina. Tentu saja hal itu semakin membuat ragu netizen

Hadirkan Keceriaan, Kunci Sukses Roberto Mancini Bawa Italia Lolos Piala Eropa 2020

0

Roberto Mancini menjalankan tugasnya dengan baik, sebagai pelatih Timnas Italia. Sejauh inu Mancini terbilang sukses memoles timnas Italia setelah hancur lebur lantaran gagal lolos ke Piala Dunia 2018.

Italia tampil garang sejak dilatih oleh Mancini. Tim Negeri Pizza meraih 10 kali kemenangan, tiga kali imbang, dan hanya sekali kalah. Lebih hebatnya lagi, mereka tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir.

Performa apik Italia, semenjak ditangani Mancini berbuah manis. Gli Azzurri sukses melaju ke putaran final Piala Eropa 2020.

Italia dipastikan lolos ke putaran final Piala Eropa 2020. Hal tersebut didapat usai mereka mengalahkan Yunani 2-0 di Olimpico Roma.

Hasil ini membuat Italia sudah tak mungkin terkejar di puncak klasemen Grup dengan mengumpulkan 21 poin. Italia mencatat hasil sempurna dengan meraih tujuh kemenangan dalam tujuh laga di kualifikasi.

Atas keberhasilan itu, berbagai pujian pun datang menghampiri Roberto Mancini, salah satunya datang dari Manajer Italia, Gabriele Oriali.

Dilansir Rai Sport, Oriali memuji tangan dingin Mancini yang berhasil membawa Italia menyegel satu tempat lebih awal di Piala Eropa 2020. Mantan manajer Manchester City itu disebutnya berhasil menghadirkan nuansa tenang dan penuh kegembiraan dalam tim.

“Mengingat pentingnya permainan ini, tentu saja ada banyak orang yang datang ke stadion. Kami senang dan berharap dapat memberikan mereka sesuatu untuk dinikmati, yang berpuncak pada sebuah kemenangan,” kata Oriali.

“Untuk saat ini, pasukan Italia telah menjadi representasi dari rasa lega dan percaya diri dari semua orang yang bergabung dalam tugas internasional merasakan kebahagiaan di sini. Penghargaan untuk itu patut diberikan kepada pelatih kami. Ia mampu menciptakan suasana yang relaks ini,” tuturnya menyimpulkan.

Sakit Saat ingin Bela Timnas Inggris, Bukan Istirahat, James Maddison Justru Main Judi

0

James Maddison bernasib kurang baik, keinginannya untuk membela timnas Inggris harus tertunda. Maddison tak bisa membela timnas Inggris saat menghadapi Republik Ceko dalam Kualifikasi Piala Eropa 2020

Maddison dipulangkan beberapa jam sebelum timnas Inggris terbang ke Praha. Pihak FA terpaksa memulangkan pemain Leicester City itu, lantaran kesehatan Maddison menurun.

Tapi entah apa yang merasuki Maddison, dirinya justru tidak langsung pulang, untuk memulihkan kondisi kesehatannya.

Dikutip The Sun, saat timnas Inggris bertanding, Maddison malah kedapatan sedang berada di sebuah kasino. Aktivitas pemain 22 tahun itu diketahui publik melalui sebuah foto yang beredar di jagat maya.

Maddison yang menutupi wajahnya dengan jaket bertudung sedang berada di salah satu meja taruhan.

Laporan yang sama menambahkan, Maddison selama ini memang dikenal hobby bermain poker.

“James dikenal hobi poker sejak bertahun-tahun lalu dan dia bermain di turnamen. Tapi, sungguh mengejutkan melihat dia di kasino ketika timnas Inggris bertanding,” ujar seorang sumber seperti dikutip The Sun. 

Beredarnya foto Maddison yang kedapatan berada di Kasino, tentu bisa mengacam kiprahnya di timnas Inggris.

Apagi di akhir laga, timnas Inggris harus mengakui kemenangan Republik Ceko. Tim besutan Gareth Southgate itu kandas 1-2 meskipun sempat unggul satu gol melalui penalti Harry Kane. 

Dengan hasil itu bukan tidak mungkin, Maddison bakal tidak mudah dipanggil timnas Inggris.

Guys!! Zlatan Ibrahimovic Butuh Haters Baru Nih, Ada yang Berminat

0
zlatan ibrahimovic

Selain jago membobol gawang lawan, Zlatan Ibrahimovic juga dikenal dengan sikapnya yang terkadang provokatif, arogan dan terkesan sombong.

Berbicara sikap arogan Zlatan Ibrahimovic, baru-baru ini bomber asal Swedia ini kembali membuat sebuah pernyataan nyeleneh yang cukup provokatif.

Dilaporkan Sky Sport, Ibrahimovic mengaku saat ini membutuhkan musuh atau haters baru. Pasalnya Ibrahimovic beranggapan orang-orang yang dulu mengkritiknya sudah beralih menjadi fansnya.

“Saya suka hal-hal itu karena mereka memicu saya. Mereka memberi saya adrenalin. Setelah tiga bulan, mereka semua makan kata-kata mereka sendiri,” ujar mantan pemain AC Milan itu.

“Saya butuh pembenci baru karena semua yang lama menjadi penggemar baru saya!” tambah Zlatan Ibrahimovic.

Lebih jauh, Ibrahimovic mengklaim dirinya terpesona dengan dukungan yang diberikan para pembencinya. Ketika Ibra mencetak gol mereka langsung meneriakan namanya selama pertandingan.

Sebagai info, sebelum hijrah ke Amerika, Ibrahimovic sempat mendapat cibiran kala memutuskan berlabuh le Manchester United. Cibiran tersebut, lantaran umurnya yang tak lagi muda ketika datang ke MU.

Saat Ibrahimovic datang ke Manchester United, ia juga mengatakan akan menaklukan Inggris. Namun, banyak yang menertawakan ucapannya tersebut. Padahal Ibrahimovic tidak bercanda dengan yang dikatakannya.

Perlahan tapi pasti Zlatan Ibrahimovic bisa membuktikan performanya masih moncer. Terbukti, pemain asal Swedia itu turut membantu Setan Merah merengkuh gelar Piala Liga Inggris dan Europa League.

Pada musim pertamanya di Manchester United Ibra mampu mencatatkan 46 penampilan dan mencetak 28 gol di semua kompetisi. Performa apik tersebut membuat dirinya ingin mengulangi masa-masa itu.

Pada 2018, Zlatan Ibrahimovic meninggalkan Old Trafford dan bergabung dengan LA Galaxy. Kini, Ibrahimovic membuka pinta lebar-lebar untuk kembali ke Manchester United jika dibutuhkan

Bukan Ronaldo atau Messi Pemain Terbaik Versi Jose Mourinho, Tapi!!

0

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tidak perlu diragukan adalah dua pemain terbaik di dunia saat ini. Jose Mourinho pun mengakui, konsistensi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi untuk terus berada di puncak.

Namun jika bicara soal kemampuan olah bola terbaik, Mourinho punya keyakinannya tersendiri. Saat ditanya oleh LiveScore ‘Siapa pemain terbaik di dunia?’.

“Ronaldo, El Fenomeno (yang terbaik). Cristiano Ronaldo dan Leo Messi memiliki karier yang lebih lama. Mereka tetap di puncak permainan selama 15 tahun,” ujar Mourinho dikutip dari Sportskeeda.

“Namun, jika kita berbicara secara khusus tentang bakat dan kemampuan, tidak ada yang melebihi Ronaldo (Luis Nazario de Lima). Ketika dia berada di Barcelona bersama Bobby Robson, saya menyadari bahwa dia adalah pemain terbaik yang pernah saya lihat bermain di lapangan.”

“Cedera mematikan karier yang seharusnya bisa lebih luar biasa lagi. Bakatnya ketika masih berusia 19 tahun tetaplah sesuatu yang menakjubkan,” jelasnya.

Mourinho sendiri sempat meyaksikan langsung permainan Ronaldo saat masih menjadi asisten Bobby Robson di Barcelona pada rentang 1996-1997.

Saat membela Barcelona, Ronaldo yang masih berusia 19 tahun memang melejit di Eropa. Ia mampu mengemas 47 gol dari 49 laga bersama El Barca. Penampilan apiknya itu membuat pemain asal Brasil ini diganjar gelar Ballon d’Or pada tahun 1996.

Ronaldo kemudian hengkang Inter Milan satu musim berselang. Di tahun perdananya bersama Nerrazurri, ia kembali mendapat gelar Ballon d’Or.

Namun setelah itu, karier Ronaldo sempat meredup akibat cedera yang membelitnya. Ia baru bangkit saat membawa Brasil memenangi Piala Dunia 2002.

Ronaldo lalu pindah ke Real Madrid. Kembali ke Spanyol, ia menyegel gelar Ballon d’Or ketiga dan yang terakhir dalam kariernya di tahun 2002.

Kurang Makan, Penyebab Thibaut Courtois Tampil Loyo, Kawal Gawang Real Madrid?

0
Thibaut Courtois

Thibaut Courtois bisa dikatakan belum tampil apik, dalalm mengawal gawang Real Madrid, sepanjang musim ini

Dari delapan pertandingan yang sudah dijalani, gawang El Real yang dikawal Thibaut Courtois sudah kebobolan 11 gol dan hanya mencatatkan dua clean sheet.

Performa Thibaut Courtois yang maksimal sepanjang musim ini, kabarnya tidak lepas dari penyakit yang dimiliki kiper asal Belgia itu. Courtois gosipnya memiliki gangguan kecemasan.

Kabar itu pertama kali dipublikasikan oleh media Spanyol, OK Dario. Courtois sendiri sudah mengetahui kabar tersebut. Bagaimana reaksi Courtois?

Dilansir Marca, Courtois secara tegas membantah jika dirinya memiliki gangguan kecemasan yang berlebih. Thibaut Courtois mengaku hanya mengalami masalah pada perutnya.

Saya tahu apa artinya menjadi pesepak bola elite. Saat ini, saya sangat senang dan saya tidak memiliki masalah itu (gangguan kecemasan),” kata Courtois.

“Tanggung jawab media adalah untuk tidak membuat kebohongan dan berbicara omong kosong dengan hal-hal itu, karena pada akhirnya gangguan kecemasan adalah masalah yang benar-benar diderita orang,” lanjutnya.

“Saya menilai itu tidak sopan, tidak hanya untuk pemain tetapi juga kepada masyarakat yang benar-benar menderita akibat gangguan itu, saya merasa senang dan berlatih keras.”

“”Saya merasa sudah pulih (dari masalah perut). Itu adalah flu yang sangat kuat dan tidak menyenangkan, tetapi sekarang saya sudah sembuh,” papar Thibaut Courtois

Sementara itu, Real Madrid dalam pernyataannya menyebut menginfokan jika Courtois mengalami gastroenteritis akut dengan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Akibat penyakit tersebut, Thibaut Courtois kehilangan berat badannya hingga 3 kilogram.

Dilego 10 Juta Euro, Mario Mandzukic Merapat ke Manchester United?

0

Posisi Manchester United yang masih berkutat di papan tengah Liga Inggris musim ini, bisa dikatakan tidak lepas dari performa lini serang “Setan Merah” yang terbilang masih minim kontribusi.

Yup, para penyerang MU memang tidak segarang biasanya. Bahkan boleh dibilang, bomber MU “mandul”. Dari data yang ada para penyerang The Red Devils, baru mencetak 9 gol dalam delapan pertandingan di Liga Inggris.

Pilihan lini depan MU memang minim setelah ditinggal oleh Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. Cuma ada Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood

Kondisi tersebut kabarnya, sudah coba diatasi manajemen MU dengan bergerak mencari penyerang anyar, walau bursa transfer musim dingin belum dibuka.

Mario Mandzukic menjadi salah satu penyerang yang santer kabarnya, bakal segera merapat ke MU.

Dilansir Calciomercarto, kabar teranyar menyebutkan, manajemen MU sudah membuat kesepakatan verbal dengan Mario Mandzukic. 

Juventus sebagai pemilik Mandzikic disebut melabelinya 10 juta euro atau setara Rp 156 miliar.

Sebagai info, Mandzukic musim ini tak mendapatkan banyak jatah bermain di Juventus. Bahkan Mandzukic juga tak didaftarkan untuk skuat Bianconeri di Liga Champions.

Laporan yang sama menambahkan, selain MU, Mandzukic juga diminati oleh beberapa klub MLS

Marco Giampolo Terpaksa Pergi Demi Kebaikan AC Milan

0

Hobby AC Milan mengganti pelatih masih berlanjut di musim ini. Marco Giampolo menjadi “korban” terbaru panasnya kursi pelatih AC Milan.

Giampaolo lengser setelah Milan hanya meraih tiga kemenangan dan empat kekalahan dari tujuh laga awal Liga Italia. Mereka kini terdampar di urutan ke-13 dengan sembilan angka.

Terkait karier Marco Giampolo yang hanya seumur jagung di AC Milan, Chief Football Officer Milan angkat bicara.

Dilansir Football Italia, Boban menjelaskan bahwa tidak ada pilihan lain kecuali memecat Giampaolo. Tindakan ini harus dilakukan demi membuat Il Diaviolo Rosso tampil lebih baik.

Meski begitu, pria asal Kroasia ini tak sepenuhnya menyalahkan Giampaolo atas performa buruk Milan saat ini. Ia menilai para pemain dan direksi klub juga layak disalahkan atas terjerembabnya Setan Merah Italia ini di periode yang sulit.

“Segalanya sedikit sulit untuk Milan saat ini karena memecat pelatih adalah kekalahan. Marco adalah orang yang sangat baik dan ini sebuah penyesalan yang besar,” ujar Boban.

“Tapi ini adalah keputusan yang sudah bulat. Ini dilakukan secara khusus hanya demi meningkatkan kinerja Milan. Jika Anda melihat bahwa Anda tidak bisa mendorong untuk lebih baik maka Anda harus melakukan perubahan.”

“Saya menginginkan kebaikan klub dan bermaksud membawa mereka kembali ke level Milan di era saya. Kami sedang bekerja di semua lini untuk mewujudkannya segera.”

“Hasil saat ini tidak hanya bergantung pada Pelatih. Ada pemain dan direksi klub yang kita semua juga harus salahkan,” ungkapnya.

Milan kini telah menunjuk Stefano Pioli sebagai pengganti dari Giampaolo. Mantan pelatih Inter Milan tersebut akan menjalani debut bersama tim barunya di laga kontra Lecce pada 21 Oktober mendatang

Peluk Personel BLACKPINK, David Beckham Dicemburui Pembawa Acara Terkenal

0

Pesona David Beckham memang tidak pernah surut, walaupun saat ini sudah pensiun dari lapangan hijau. Terbaru, daya tarik Beckham sampai membuat, pembawa acara kenamaan James Corden, iri dan cemburu.

Kok bisa?

Dilaporkan BBC, James Corden yang dikenal sebagai host The Late Late Show cemburu, lantaran legenda Manchester United itu bertemu dengan semua personel BLACKPINK.

Tak sekedar bertemu Beckham pun mendapat pelukan hangat dari masing-masing personel BLACKPINK.

Seperti diketahui, David Beckham bertemu dengan BLACKPINK dalam acara yang diselenggarakan oleh Adidas di Seoul, Korea Selatan. Produsen apparel asal Jerman itu mengajak David Beckham untuk mempromosikan produk baru mereka di Korea Selatan.

Setelah acara selesai, Beckham dan para personel pelantun “BOOMBAYAH” turun dari panggung. Setelah turun dari panggung, Beckham terlihat memeluk Jennie, Jisoo, Lisa, dan Rose, satu persatu.

Setelah itu, mereka mengobrol sebentar sebelum berjalan ke belakang panggung. Pertemuan ini mendapat komentar dari James Corden.

Saat membawakan acaranya, Corden menyebut Beckham beruntung bisa berjumpa dengan para personel BLACKPINK.
Corden juga langsung ingin membalas dengan mengundang BLACKPINK ke acara dia di Inggris.

James Corden kemudian tersenyum setelah menumpahkan rasa irinya terhadap David Beckham. Ia kemudian berkata singkat dengan kocak. “Saya suka David Beckham, saya suka BLACKPINK.”

Tapi tentu saja rasa cemburu Corden kepada Beckham, itu hanya bersifat candaan belaka.

Lionel Messi : Jangan Juluki Aku “Dewa”

0
Lionel Messi Cetak Gol ke 6000 buat Blaugrana

Lionel Messi mendapat julukan “Dewa” oleh para pemujanya. Sebuah julukan yang terbilang tidak berlebihan, jika merujuk dari performa dan prestasi Messi setidaknya selama membela Barcelona.

Messi dianggap sebagai salah satu pesepakbola terbaik di dunia saat ini. Puluhan gelar individu maupun tim telah diraih pemain kelahiran Rosario, Argentina ini.

Salah satu yang paling prestisius adalah keberhasilannya memenangi lima gelar Ballon d’Or yang merupakan simbol dari pemain terbaik di dunia. Dengan segala capaiannya tersebut, Messi dikagumi oleh banyak pencinta sepakbola dunia.

Karenanya seperti sempat disinggung di atas, tidak berlebihan jika Messi mendapat julukan dewa. Akan tetapi Messi ternyata tak suka dengan julukan dewa. Kenapa?

Dkutip dari Barca Blaugranes, Messi merasa fans terlalu berlebihan menganggapnya sebagai seorang dewa.

Messi juga takut sikap para penggemarnya ini bakal ditiru oleh anak-anaknya. Terutama Matteo (4 tahun) yang tengah dalam fase belajar dengan meniru dari apa yang ia dengar dan temui.

“Saya memang tidak masalah mendapat julukan itu. Namun jujur saya tidak menyukainya,” ujar Messi

Saya senang dipuji karena orang-orang menunjukkan rasa hormatnya. Mereka memang mengatakannya tidak untuk niatan yang jahat, namun yang terjadi benar-benar kebalikannya. Saya pikir sangat berlebihan untuk memanggil saya seperti itu.”

“Itu juga karena putra-putra saya. Di usia saat ini, mereka mendengar sesuatu lalu menirunya,” ungkapnya.

“Putraku, Mateo, memanggilku Leo Messi. (dia akan berkata) ‘ayo pergi Leo Messi!'” jelas Messi mengenai tingkah putranya

HOT NEWS

MOST COMMENTED

Emre Can Tuding Juventus Berbohong Gara-gara Liga Champions

Emre Can membuat suasana ruang ganti Juventus. Yup, Emre sedang kesal bukan kepalang kepada Juventus, sampai-sampai mantan pemain Liverpool itu menuding, jawara...