Masa depan David De Gea dan Anthony Martial bersama skuat Manchester United, sepanjang musim ini terus menjadi bahan spekulasi. Hal ini tak lepas dari kontrak, kedua pemain tersebut yang akan habis.

Saat ini manajemen Mancheter United sudah melakukan berbagai negosiasi, perihal perpanjangan kontra De Gea dan Martial. Hanya saja sejauh ini negosiasi perpanjangan kontrak keduanya, masih menemui jalan buntu.

Salah satu yang membuat negosiasi masih belum menemui kata sepakat, yakni perihal gaji. Kesepakatan itu terganjal perbandingan gaji Alexis Sanchez.

Seperti dilansir Mirror, MU kini menghadapi masalah besar setelah menyetujui kesepakatan dengan Alexis. Sebab, sederet pilar utama The Red Devils menginginkan gaji setara dan mendekati yang diterima Alexis.

Upaya untuk memperpanjang kontrak Martial dan De Gea pun terhambat. Agen kedua pemain itu menggunakan gaji Alexis Sanchez sebagai tolak ukur dalam negosiasi.

Perlu diketahui, MU merekrut Alexis dari Arsenal dan rela membayar gaji fantastis demi mengalahkan Manchester City, yang kala itu juga serius ingin mendatangkan eks winger Barcelona tersebut.

Saat ini, Alexis merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Liga Inggris. Penyerang Timnas Chile itu menerima bayaran 400 ribu pound sterling per pekan.

Selain itu, Alexis juga menerima 75 ribu pound sterling dalam setiap penampilannya bersama MU. Situasi ini tentu tidak menguntungkan klub yang bermarkas di Old Trafford ini.

Jika permintaan keduanya tidak dipenuhi, MU pun harus bersiap untuk kemungkinan yang terburuk. MU berpeluang kehilangan De Gea dan Martial, tanpa mendapat uang sepeser pun. Sebab, kontrak keduanya berakhir pada Juni 2019