Kiprah Neymar bersama Paris St. Germain, sedang menjadi sorotan. Bukan karena skil olah bolanya, kali ini Neymar disorot lantaran sikapnya yang dinilai kurang terpuji.

Eks pemain Santos dan Barcelona itu, baru saja menerima hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan. Hukuman itu buntut dari aksi Neymar yang memukul seorang fans Rennes, usai PSG kalah di final Piala Prancis belum lama ini.

Akibat hukuman tersebut, laga antara PSG vs Angers pada pekan ini, yang berakhir 2-1 untuk PSG, menjadi pertandingan terakhir Neymar
di Ligue 1 musim ini. Pasalnya skorsing tersebut mulai awal pekan depan.

Hukuman terhadap Neymar itu, rupanya membuat pelatih PSG, Thomas Tuchel cukup kesal terhadap anak asuhnya tersebut.

Tuchel mengatakan, Neymar tidak cocok menjadi kapten PSG. Tuchel mengungkapkan bahwa dia tidak akan mengganti komposisi kapten PSG.

“Tidak [tentang Neymar menjadi kapten PSG di masa depan], kami sudah punya dua kapten yaitu Thiago Silva dan Marquinhos, kami tidak akan mengubahnya,” ucap Tuchel diwartakan ESPNFC.

“Bagi saya, Neymar tidak memiliki profil yang sesuai untuk menjadi seorang kapten dengan bannya. Dia adalah seorang pemimpin melalui kreativitasnya, tapi tidak bukanlah kapten yang memakai bannya. Tidak penting apakah dia memakainya atau tidak, dan saya tidak paham mengapa orang-orang tiba-tiba membicarakan hal ini.”

“Kita mestinya menghormati — kami punya Thiago dan Marquinhos, yang fantastis,” lugas eks pelatih Borussia Dortmund itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here