Jurgen Klopp kesal luar biasa. Bukan karena kalah dari Citizens melainkan perilaku tekel brutal Vincent Kompany ke Moh Salah. Ia melihat tekel keras Kompany bisa mengakhiri karir Salah lebih cepat.

Anehnya, wasit Anthony Taylor hanya memberikan kartu kuning. Padahal, kartu merah lebih pantas karena memang sangat berbahaya. Jika tekel itu mengenai Salah, akhir musim ini pun jauh lebih cepat buat sang pemain.

“Saya benar-benar menyukai Vincent Kompany. Namun, bagaimana bisa itu bukan kartu merah?” kata Klopp selepas pertandingan seperti dikutip dari London Evening Standard. “Dia orang terakhir dan jika lebih telak mengenai kaki, Mo Salah harus absen hingga akhir musim.”

Ia menambahkan, “Dia (Kompany) tahu Mo sangat cepat sehingga bila berhasil mengambil bola, dia akan lolos. Oleh karena itu, dia (Kompany) mengambil risiko. Saya tak tahu apakah wasit benar-benar melihat hal tersebut.”

Sementara itu, Kompany mengakui sama sekali tak berniat mencederai Salah. Menurutnya, tekel yang dilakukan sudah sangat baik. Meski, ia harus beresiko mendapatkan kartu.

“Aku mendapatkan bola dan agak mengenai dia, tapi aku tak coba mencederai dia. Aku harus melakukan itu. Jika tidak, dia akan lolos dan berpeluang mencetak gol,” terang pemain timnas Belgia itu.

Klopp pantas geram karena Salah adalah mesin gol Liverpool yang produktif. Pada musim ini, 13 gol dan 7 assist sudah diukir, Kontribusi 40,8 persen gol sudah dibuatnya untuk The Reds.