Arrigo Sacchi mengkritisi penampilan Mario Balotelli saat Italia kontra Polandia. Pelatih gaek ini mengatakan Super Mario adalah pemain yang bodoh.

“Sepak bola adalah permainan kolektif dan kecerdasan lebih penting ketimbang fisik. Jadi, aku akan lebih memilih pemain yang cerdas,” ungkap mantan Pelatih Italia tersebut kepada Radio Dejay.

Sacchi pun menggambarkan bahwa sepak bola tak ubahnya berupa sebuah mobil. Baginya, intelejensi pemain adalah salah satu faktor kenapa mobil bisa berjalan.

“Kamu butuh pemain yang baik, memiliki tekad kuat, dan profesional. Semua orang punya mobil, tapi kamu butuh bahan bakar untuk membuatnya bergerak. Di sepak bola, bahan bakar tersebut adalah kecerdasan, tekad, dan profesionalisme,” tambahnya.

Mantan pelatih AC Milan ini sangat menyoroti aksi Balotelli yang tak jelas selama 62 menit di lapangan. Menurutnya, mantan pemain Manchester City ini tidak mengerti skema tim yang diproyeksikan Mancini.

“Ketika Balotelli berlari sendiri dan tak mencoba untuk mengikuti rencana yang telah disiapkan, apa yang harus kalian katakan padanya?” tanya Sacchi.

Tak hanya Sacchi, Zibi Boniek juga turut heran dengan penampilan pemain OSC Nice tersebut. Ia melihat Balotelli sudah kegemukan dan tak siap di laga kontra Polandia saat itu.