Bela Harga Diri, Suporter Rasis Dapat “Hadiah” Dari Mario Balotelli

0
275

Liga Italia kembali membuktikan sebagai kompetisi yang tidak ramah, kepada pemain dengan perbedaan warna kulit. Walau sudah dicegah, aksi rasial terus saja berulang di kompetisi Negeri Pizza.

Mario Balotelli menjadi korban terbaru, dari tindakan rasisme oleh sekelompok oknum supporter. Balotelli jadi korban rasisme, kala dirinya dan tim yang dibelanya Brescia bertamu ke Stadion Marc’Antonio Bentegodi, kandang Hellas Verona.

Tapi Balotelli tidak tinggal diam, pemain yang sering dicap anak badung ini, langsung membalas suporter Verona yang melakukan aksi rasime kepada dirinya.

Dilaporkan Sky Sports Italia, insiden yang menimpa Balotelli, terjadi pada menit ke-54. Balotelli yang berada di sudut kiri area permainan lawan, tiba-tiba berhenti untuk mengambil bola dan menendangnya ke arah tribun yang ditempati pendukung Verona

Sontak saja aksi tersebut membuat gaduh seisi stadion. Namun also Balotelli bukan tanpa alasan. Usut punya usut, sebelum insiden itu terjadi, Balotelli merasa mendengar nyanyian rasial dari pendukung tuan rumah untuk dirinya.

Wasit Maurizio Mariani sempat menghentikan permainan dan mulai protokol anti-rasisme setelah Balotelli mengambil bola.

Laporan yang sama menginfokan, Balotelli nyaris meninggalkan lapangan, usai membalas aksi rasisme yang menimpa dirinya. Namun, dia dibujuk oleh rekan-rekan setimnya dan ofisial pertandingan untuk melanjutkan permainan. 

Sementara itu Pemilik Verona, Maurizio Setti mengatakan, dia tidak mendengar ejekan rasial dari penggemar Verona. Walau begitu, Setti mengaku mendatangi Balotelli setelah laga selesai untuk meminta maaf.

“Saya minta maaf kepadanya jika seseorang mungkin mengatakan sesuatu,” ungkap Setti.

Balotelli sendiri akhirnya tetap bermain setelah insiden itu dan mencetak satu gol pada menit ke-85. Sayang, gol itu tidak cukup untuk menyelamatkan Brescia dari kekalahan di kandang Verona 1-2.