Pendapatan Terbesar Cristiano Ronaldo Bukan Dari Sepakbola, Tapi!!

0
255
Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo adalah salah satu pesepakbola paling tajir di dunia saat ini. Sebagai gambaran, Ronaldo merupakan pemain dengan gaji paling tinggi di Serie A.

Dari data yang ada, pendapatan finansial Ronaldo selama bersama Juventus, bisa mencapai 34 juta dolar AS (Rp 480 miliar) per musim.

Sebuah angka yang terbilang fantastis, namun itu sebanding dengan performa Ronaldo selama membela Juventus.

Kembali ke soal pendapatan Ronaldo, ternyata gaji jutaan dolar yang didapat dari Juventus, bukanlah pundi-pundi uang terbesar pemain asal Portugal itu.

Pendapatan terbesar Ronaldo diperoleh dari endorsement atau promosi berbayar di akun Instagram miliknya. Ronaldo sendiri, saat ini menjadi selebgram dengan jumlah pengikut terbanyak di dunia.

Dilansir Business Insider, mengutip data Hopper HQ, sebuah perusahaan perencana media sosial yang berbasis di Inggris. Dari postingan-postingan berbayar via Instagram, Ronaldo bisa meraup keuntungan sebesar 47,8 juta dolar AS (Rp 688 miliar). 

Ronaldo juga mengungguli Lionel Messi. Bintang Barcelona itu mendapatkan untung sekitar 23,3 juta dolar AS (Rp 329 miliar) dari postingan berbayar di Instagram.

Sumber yang sama menyebutkan, untuk satu kali postingan di Instagram, Ronaldo mendapatkan bayaran rata-rata sekitar 975 ribu dollar (Rp 13,78 miliar).

“Ronaldo adalah manusia yang paling banyak pengikutnya di dunia (186 juta pengikut di Instagram). Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan yang ingin mengiklankan produknya mesti membayar uang hingga nyaris mencapai 1 juta dolar,” kata eksekutif marketing Hopper HQ, Nicola Cronin.

“Karena statusnya sebagai selebriti dan bintang sepakbola, penghasilannya dari Instagram memisahkan diri dari kemitraan influencer biasa. Banyak dari postingan promosinya menjadi bagian dari kesepakatan sponsor yang lebih luas, seperti Nike,” tambahnya.

“Anda hanya perlu membuka Instagram miliknya untuk melihat berapa banyak kemitraan berbayar yang dia lakukan di luar pasar olahraga,” tukas Cronin