Manchester United Kini Nyaman Jadi Tim Medioker!!

0
308

Manchester United dengan lajunya yang belum juga stabil, selalu menjadi perhatian banyak pihak. Saat ini MU tercecer di urutan kesepuluh di papan klasemen sementara Liga Inggris, setelah menghabiskan tujuh pertandingan.

Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu baru merasakan dua kemenangan dan sudah membuat tiga hasil seri dan dua kali kalah (sembilan poin). Dua kekalahan itu didapatkan MU dari West Ham United dan Crystal Palace. 

Tak cuma memble di liga Inggris, MU juga tampil tak meyakinkan di Liga Europa. MU ditahan imbang AZ Alkmaar 0-0 dalam matchday kedua Liga Europa 2019/2020.

Selain itu, MU juga tampil kurang sip di Piala Liga Inggris melawan Rochdale. Kendati berhasil menang, MU harus bertanding hingga adu penalti melawan tim level Divisi Tiga.

Jika ditarik mundur ke belakang, pasca ditinggal Sir Alex Ferguson, performa MU memang tidak terlalu spesial. Manajemen sudah berulang kali menganti pelatih, pasca pensiun, namun hasilnya terbilang biasa saja untuk klub sekaliber MU.

Melihat prestasi MU sejauh ini, tidak salah jika ada pihak yang menyebut MU kini sebagai tim medioker. Pendapat itu salah satunya datang dari mantan bomber MU, Michael Owen.

Seperti dikutip Daily Mail, Michael Owen, pesimistis dengan hasil akhir MU musim ini. Dia bilang laju MU musim ini menjadi yang paling buruk, bahkan jika dibandingkan dengan sebelum ditangani Sir Alex Ferguson, yang bekerja sebagai manajer MU mulai 1986 hingga 2013. 

“Ya, saya bilang Manchester United adalah tim papan tengah. Saya rasa mereka tak akan masuk enam besar musim ini, itu pendapat pribadi saya,” kata Owen seperti dikutip Daily Mail. 

“Ini menjadi hasil terburuk Manchester United dalam satu dekade ini, bukan? Sejak sebelum diambil alih Sir Alex Ferguson. Situasi itu sudah berlangsung beberapa tahun terakhir. Mungkin lima, enam tujuh, delapan tahun kalian tak akan lebih buruk lagi, tapi ternyata terjadi,” ujar dia. 

Owen yang kini berprofesi sebagai komentator, menilai penampilan dan hasil memble MU itu karena salah langkah sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.

Dia justru melego pemain-pemain yang seharusnya menjadi sosok penting MU.  “Poinnya adalah dengan banyak cara, Ole Gunnar Solskjaer melemahkan timnya,” ujar Owen.

“Dia menyingkirkan pemain seperti, Lukaku, Herrera, Matteo Darmian, Sanchez, Chris Smalling. Dia tahu dia bisa meningkatkan tim dengan pemain-pemain itu, namun dia justru mengambil beberapa langkah mundur untuk melangkah ke depan,” tegas Owen beranisis.

So, akan kah MU bakal terus menjadi tim medioker!!! 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here