Krzysztof Piatek

Krzysztof Piatek memang menjadi sosok menakutkan. Predator kotak penalty Milan ini memang sedang moncer dan sulit dibendung. Hal ini dikatakan Marek Jankulovski, menurutnya, Piatek adalah perpaduan Andriy Shevchenko dan Filippo Inzaghi.

Baru saja dibeli di transfer musim dingin, Piatek telah menjebol gawang lawan sebanyak delapan gol di semua even. Datangnya Piatek pun membuat Gonzalo Higuain harus ke Chelsea dan menepikan Patrick Cutrone ke bangku cadangan.

“Sangat sulit untuk membuat perbandingan, capaian ini hanya baru awal kariernya. Tentu saja, bukan hal yang normal saat tiba di Italia dan mencetak banyak gol,” ujar Marek Jankulovski dilansir dari Calciomercato.

Meski demikian, Piatek belumlah setara dengan Shevchenko dan Inzaghi. Hal ini bisa dikatakan masih awal karir sang pemain. Sementara keduanya merupakan legenda Milan di zamannya.

Bukan AC Milan, Ini Tim Idola Krzysztof Piatek, Semasa Bocah!!

“Teman-teman saya, Sheva dan Pippo adalah penyerang yang luar biasa. Dia (Piatek) hanya mendekati mereka dan berarti ia akan menjadi pemain top. Di dalam area penalti, ia memiliki sesuatu seperti Inzaghi, karena kemampuan untuk selalu bisa menemukan di mana bola akan jatuh.

“Untuk koordinasi dan menembak dari luar kotak, dia juga mengingatkanku pada Shevchenko. Katakanlah dia (Piatek) adalah campuran antara keduanya.”

Jankulovski juga berharap ketajaman Piatek tidaklah dibesar-besarkan. Sebab, hal ini bisa menjadi boomerang buat si pemain. Terlebih, ia masih baru di Liga Italia dan masih terus belajar.

“Tapi sekarang Anda harus memberinya waktu, jangan berharap banyak darinya karena butuh waktu untuk menulis sejarah klub. Dia harus memastikan dirinya selama bertahun-tahun. Tapi, Milan dengan dia benar-benar membuat kesepakatan yang bagus dan saya pikir dia akan menjadi striker masa depan.”