Lewat drama dimenit akhir laga, Manchester United berhasil mengalahkan Paris St. Germain, di leg II babak 16 Liga Champions musim ini.

Gol penalti Rashford memenangkan MU atas Paris St. Germain 3-1. Dengan hasil itu MU berhak maju ke perempatfinal dengan keunggulan produktivitas gol tandang dalam kedudukan agregat 3-3.

Comeback tersebut tentu disambut sukacita seluruh pendukung dan skuat MU. Apalagi mereka datang ke Paris dengan amunisi seadanya, lantaran banyak pemain yang dibekap cedera.

Romelu Lukaku mencetak dua gol pertama MU di babak pertama sedangkan gol balasan PSG dibukukan Juan Bernat. Namun, penalti Rashford lah yang menentukan setelah Presnel Kimpembe dianggap melakukan handball hasil sepakan Diogo Dalot.

Terkait penalti Rashford, Ole Gunnar Solskjaer mengaku sempat ragu apakah pemain bernomor punggung 10 itu, bisa mengonversi penalti itu.

Tentu saja selalu ada keraguan dia akan gagal,” ungkap manajer interim MU itu mengatakan usai pertandingan kepada BT Sport, yang dilansir ESPNFC. 

“Saat bersama Molde di Liga Champions, kami mendapatkan sebuah penalti di menit-menit akhir pertandingan dan pemain saya gagal sehingga kami tersingkir. Jadi selalu ada keraguan-keraguan,” sambung Solskjaer

“Biasanya kan Paul yang mengambil penalti-penalti, tapi Rashford dia masih berusia 21 tahun, ada tekanan besar, tanpa ketegangan, dia sama sekali tidak takut,” Solskjaer menambahkan.

Perlu diketahui, absennya Paul Pogba sebagai pengambil penalti pertama MU membuat Rashford mesti memenuhi tanggung jawab tersebut. Rashford pun berhasil sekalipun ini adalah penalti pertamanya untuk The Red Devils di laga kompetitif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here