Valentino Rossi belum juga menunjukan performa ok, sepanjang gelaran MotoGP 2019. Sempat masuk podium di dua race awal, kini performanya terus anjlok. Bahkan,
Rossi gagal finis di tiga seri balapan terakhir.

Akibat tiga kegagalan beruntun itu, Rossi kian tertinggal di klasemen pebalap dari Marc Marquez. Italiano itu mengumpulkan sebanyak 72 angka, berselisih 88 poin dari Marquez.

Pertanyaan saat ini, apa penyebab Rossi belum juga tampil ok musim ini. Apa karena kualitas motornya?

Pemerhati MotoGP asal Italia, Carlo Pernat, mengungkapkan pendapatnya mengenai persoalan Rossi di Yamaha musim ini. Motor bukan penyebabnya, hasil balapan di Assen menjadi konfirmasinya.

Pebalap Yamaha lainnya, Maverick Vinales, menjadi pemenang. Sementara dua rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo finis ketiga dan Franco Morbidelli finis kelima.

“Balapan di hari Minggu menjadi hari paling cerah Yamaha pada akhir-akhir ini dengan tiga pebalap di posisi lima besar. Vinales, Morbidelli, dan Quartararo mempunyai kombinasi usia 68,” kata Pernat di GPOne.

“Ini hari yang gelap untuk Rossi, dan ada tiga hipotesis di sini. Pertama, Vale sudah berada di masa akhir karier, kedua mungkin masalah motor, sementara yang ketiga digambarkan oleh tim.”

“Saya belum melihat Rossi ada di akhir karier, dia masih mencatatkan beberapa podium dan saya juga tak melihat itu bergantung pada Yamaha mempertimbangkan performa tiga M1 lainnya di Belanda.”

“Pada titik ini, ini merupakan masalah tim dan Rossi mesti berpikir keras dan memutuskan apa yang harus dilakukan. Ini akan menjadi keputusan sulit, tapi harus diambil. Kalau tidak, dia takkan kembali pada posisinya sebelumnya,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here