Kota Madrid untuk sementara menjadi milik Real Madrid. Hal tersebut terjadi usai Real Madrid menang di El Derbi Madrileno melawan Atletico Madrid.

Bertandang ke Wanda Metropolitano, Real Madrid mengandaskan perlawanan tuan rumah dengan skor 1-3.

Dengan kemenangan ini Los Blancos naik ke urutan kedua papan klasemen usai mendulang 45 poin, menggusur Atletico ke peringkat ketiga (44 poin).

Selain menggusur Atletico ke peringkat ketiga, kemenangan tersebut juga menghadirkan cerita kurang menyenangkan bagi kiper Real Madrid Thibaut Courtois.

Kemenangan tersebut dilalui Courtois dengan cukup berat. Penjaga gawang Belgia ini disiuli oleh fans Atletico di sepanjang pertandingan dan dilempari tikus mainan di belakang gawangnya.

Tidak cukup sampai disitu, plakat nama Courtois di jalan menuju stadion juga tidak luput dari aksi vandalisme, pendukung Atletico Madrid.

Courtois dianggap sebagai pengkhinat – yang disimbolkan dengan tikus – karena bergabung tim rival sekota usai sempat menghabiskan tiga musim bersama Los Rojiblancos sebagai pemain pinjaman dari Chelsea.

Pesepakbola berusia 26 tahun itu menilai perilaku fans Atletico ini tidak lepas dari atmosfer panas Derby Madrid. Bagaimanapun, Courtois tetap sangat menghormati bekas klubnya itu.

“Aku kalem dan tenang kok,” Courtois mengatakan dilansir Marca. “Aku tidak melihat plakatnya. Aku berniat untuk bermain.”

“Aku pernah bergabung Atletico selama tiga tahun dan itu tidak bisa dubah. Aku punya respek yang sangat besar untuk Atletico.”

“Orang-orang menghormatiku dan fans yang bertemu denganku di jalan berharap yang terbaik untukku. Apa yang sudah terjadi adalah ini sebuah laga derby, jadi ini pertandingan yang berbeda.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here