Pelatih Timnas U19, Indra Sjafri menjelaskan penyebab kekalahan Indonesia vs Qatar tadi malam. Ia mengakui bahwa kesalahan individu pemain menjadi malapetaka tumbangnya dengan skor 5-6.

Pada gol pertama, blunder individu meruntuhkan mental anak asuhnya. Pertandingan baru berjalan sepuluh menit, kapten Timnas U-19 Indonesia, Nurhidayat Haji Haris, tak memiliki control yang baik memegang bola. Walhasil, H. A. Abdullatif dengan mudah menjebol gawang Muhamad Riyandi.

Pun, dengan gol kedua yang diakui oleh Indra Sjafri karena kesalahan individu. Rachmat Irianto yang gagal menghalau bola berujung gol kedua bagi Qatar.

Padahal, pasca laga kontra Taiwan, Indra Sjafri sudah berujar akan memperbaiki pertahanan yang menjadi titik lemah timnas. Ia mengatakan bahwa kesalahan ada pada pemain secara individu, bukan di organisasi pertahanannya.

“Mereka harus sabar menghadapi situasi satu lawan satu. Secara organisasi pertahanan kami perbaiki. Yang bermasalah adalah individu bertahannya. Pemain juga terlalu percaya diri. Gol pertama dan kedua juga hampir sama dan kesalahan kami yang dimanfaatkan sama mereka,” kata Indra Sjafri seusai pertandingan.

Indra Sjafri menambahkan bahwa Nurhidayat Haji Haris memang harus ditarik keluar. Karena butuh pengganti yang lebih fresh agar koordinasi pertahanan juga tak goyah. Pada babak kedua, Indra Mustafa pun masuk, namun kekalahan Timnas U-19 Indonesia tetap tak bisa dihindari.

Kemungkinan rotasi di lini belakang pun perlu ditingkatkan melawan Uni Emirat Arab. Menanggapinya, Indra pun akan merapatkan barisan. “Akan kami diskusikan dahulu dengan tim analisis,” ucapnya.