Musim Depan Honda Punya Duet Maut, Namun!!

MotoGP musim depan Honda punya duet maut. Sayang rentan konflik!!

0
418

Musim depan, Repsol Honda bakal memiliki duet maut di line up pembalapnya. Marc Marquez saat ini masih menjadi juara dunia dan kemungkinan akan mempertahan titel tersebut. Sementara tandem Marquez, yakni Jorge Lorenzo juga pernah menjadi raja MotoGP.

Melihat komposisi itu, wajar jika Honda kembali difavoritkan, bakal kembali mendominasi balap MotoGP musim depan.

Disisi lain, komposisi maut yang dimiliki Honda tahun depan, bukan tidak mungkin membuat garasi tim jadi memanas.

Jika melihat sejarah, hal itu bisa saja terjadi. Masih segar dalam ingatan, kala Yamaha memiliki duet maut Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Keduanya saat itu, bersaing merebut gelar juara dunia, sampai konflik terjadi di garasi Yamaha.

Seperti disampaikan James Toseland, mantan pembalab yang kini menjadi pundit, menganalisi, jika musim depan kubu Honda rentan akan konflik jika tidak dikelola dengan baik.

Buat Honda, bisa memiliki dua pebalap terbaik dalam enam tahun terakhir, dalam satu tim dan mengendarai motor yang sama, itu akan sangat menarik. Honda harus waspada – mereka harus benar-benar menjaga Marc Marquez,” ucap mantan juara dunia Superbike itu.

“Jika mereka tidak menjaga Marquez dengan baik maka tak butuh banyak pertimbangan untuk Marquez pergi – Anda tahukan maksud saya,” lanjut dia dikutip dari Express.

Potensi panasnya hubungan Marquez dan Lorenzo sudah terlihat pada MotoGP Aragon lalu. Lorenzo menuduh Marquez sebagai penyebab dirinya mengalami crash di tikungan pertama – meski tensi panas itu langsung turun setelah Marquez menghubungi Lorenzo tak lama usai balapan.

“Jika suasana di markas Honda berubah dengan drastis karena kedatangan Lorenzo, maka itu akan panas dan penuh tekanan. Marquez akan menjadi juara dunia untuk kelima kali tahun ini. Saya tahu dia akan mencari tantangan baru jika suasana di dalam tim berubah.”

“Honda benar-benar harus bekerja keras untuk membuat mereka tetap terpisah di dalam satu garasi. Itu pekerjaan yang sulit,” tukasToseland.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here