Ajang Piala AFC U-16 2018 telah usai. Timnas U-16 Indonesia yang hanya menembus perempat final sudah kembali ke Tanah Air. Pemain Timnas U-16 dibubarkan dan kembali ke klub asalnya.

“Jadi pemain Timnas U-16 dibubarkan dulu, kembali ke elit pro akademi dan kembali melalui kompetisi elit pro. Selanjutnya evaluasi untuk perkembangan ke depannya seperti apa, karena pada intinya tim ini bubar,” ungkap Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria di Jakarta dikutip gocekan dari Detik Sport.

Disinggung nasib sang pelatih, Tisha mengatakan bahwa kontrak pelatih, Fachri Husaini sebagai pelatih Timnas U-16 Indonesia juga sudah habis. Evaluasi pun dilakukan PSSI terhadap tiga timnas junior, yakni U-16, U-19, dan U-23.

“Jadi statusnya memang kontrak (Fachri) sudah habis per AFC ini. Ya mungkin akhir tahun akan kami lihat beberapa kandidatnya, karena persiapannya itu untuk U-16 kualifikasi, tahun 2020 kan tahun depan U-16 dan U-19 kualifikasi,” jelasnya.

“Jadi itu yang akan kami persiapkan, ada SEA Games tahun depan, jadi kami akan lihat rotasinya ke depan seperti apa. Tapi yang jelas kontraknya habis, timnas bubar, pemain kembali ke klub masing-masing untuk berkompetisi.”

“Evaluasi akan dilakukan semua setelah kembali ke tempat masing-masing, nanti akan kami lihat seperti apa. Karena setelah kompetisi akan diadakan telent scouting lagi karena untuk persiapan U-16 untuk tahun berikutnya, apakah coach Fakhri lagi atau coach Fakhri melatih di usia lainnnya nanti akan kami lihat hasil evaluasi, karena tidak bisa hanya satu usia saja yang dievaluasi. Kami harus menunggu U-19, harus mengambil keseluruhan U-23, U-16, U-19,” tutupnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here