Marc Marquez semakin kokoh di pucuk klasemen MotoGP tahun ini, usai kembali menjadi yang terdepan MotoGP seri San Marino.

Kemenangan Marquez di San Marino tidak didapat dengan mudah. Marquez harus bertarung hingga tikungan terakhir, melawan Fabio Quartararo.

Quartararo sendiri, tampil impresif dalam balapan di Sirkuit Misano, akhir pekan lalu. Start dari posisi ketiga, Quartararo mampu mengambil alih pimpinan balapan yang sebelumnya dikuasai Maverick Vinales, usai start terdepan.

Marquez hampir di sepanjang lomba menempel ketat rider Petronas Yamaha tersebut. Sampai pada putaran-putaran terakhir, rider Repsol Honda tersebut melakukan serangan untuk mengalahkan Quartararo. 

Dilansir Crash, Marquez memuji perlawanan Quartararo, yang begitu gigih sepanjang balapan. Bahkan, Marquez menilai, Quartararo bisa menjadi penantang gelar juara dunia di tahun 2020.

“Hari ini Fabio memperlihatkan kepada kita semua, aku sudah tahu sebelumnya, tapi dia menunjukkan bahwa dia punya potensi, bakat, motor, dan tim untuk persaingan gelar juara pada tahun depan,” terang rider asal Spanyol itu.

“Aku percaya dari sekarang sampai akhir musim ini, dia akan menjadi seorang pesaing yang sulit dan dia akan memenangi beberapa balapan.”

“Kami akan mencoba menghindarinya tapi aku memprediksi bahwa tahun depan dia akan jadi seorang pesaing yang berat untuk gelar juara dunia,” simpul Marquez

Performa Quartararo sendiri sepanjang musim ini, memang tidak mengecewakan. Berstatus sebagai rookie sekaligus pebalap non pabrikan, Quartararo telah empat kali naik podium bahkan lebih banyak daripada Valentino Rossi (2).

Quartararo saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara MotoGP dengan perolehan 112 poin, membayangi Rossi (129) dan Maverick Vinales (134).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here