Ole Gunnar Solskjaer akhirnya berhasil membawa Manchester United, merasakan nikmatnya sebuah kemenang. Dalam pekan kelima Liga Inggris, MU racikan Solskjaer berhasil mengalahkan Leicester City.

Dalam pertandingan di Old Trafford, akhir pekan lalu, MU menang 1-0 atas Leicester City. Gol dalam laga itu dibukukan oleh Marcus Rashford via titik putih.

Walau menang, raihan tiga poin MU tidak didapat dengan mudah. Meski bermain kandang, MU malah didominasi oleh The Foxes.

Dalam data yang dilansir oleh Opta, The Red Devils kalah penguasaan bola. MU membukukan 42,3 persen berbanding 57,7 persen milik Si Rubah.

Dilansir di Standard, terlepas dari hasil akhir, Solskjaer paham betul bahwa sejatinya, MU tidak tampil baik saat berhasil mengalahkan Leicester City.

Pendapat Solskjaer ada benarnya, pasalnya dipekan yang sama para pesaing MU bisa menang dengan skor meyakinkan, Tottenham Hotspur menang 4-0 atas Crystal Palace, Liverpool menang 3-1 atas Newcastle United, dan Chelsea menghajar Wolverhampton Wanderers 5-2.

“Mari jangan berbohong pada diri sendiri, kami tak bermain luar biasa. Pada awal 25 menit sungguh fantastis, tapi secara bertahap kami kehilangan kontrol. Lantas menjelang akhir laga kami memegang kendali lagi,” kata Solskjaer di Standard.

“Hari ini mungkin pertama kali musim ini, terlepas pada laga melawan Chelsea, di mana kami harus bertahan sebagai tim untuk periode yang lebih lama, jadi clean sheet ini menyenangkan.”

“Kami tak terbawa suasana saat kami memenangi pertandingan yang tidak pantas kami dapatkan karena performa yang jauh lebih baik dari ini,” dia menambahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here