Teknologi Video Assistant Referee (VAR) ternyata belum bisa diterima semua kalangan. Meski sudah terbukti banyak membantu para wasit di Piala Dunia 2018, VAR tidak diterima di Inggris untuk musim 2018-2019.

Menurut mantan wasit asal Inggris, Keith Hackett. Kompetisi Premier League  tanpa adanya VAR merupakan suatu kesalahan.

Ia mengatakan, bahwa sudah saatnya Liga Inggris memakai VAR. Hal ini bisa menjadi solusi atas kesalahan wasit di musim lalu.

VAR memang belum sempurna, tapi penerapannya akan banyak membantu tugas wasit di lapangan.

“Saya tidak mengatakan VAR sudah sempurna, tapi ketika itu digunakan bisa sangat membantu wasit. Saya ingin tahu apakah Premier League akan menyesali keputusan tidak menggunakan VAR musim ini,” kata Hackett dikutip dari Telegraph.

“Klub-klub sudah memberikan suara April lalu terkait penggunaan VAR di Piala FA. Mereka kecewa karena laga telah dirusak oleh teknologi itu. Saat itu ada perbedaan pendapat ketika memilih melanjutkan penggunaannya di musim lain,” tuturnya.

Penggunaan VAR memang terus mengalami perbaikan. Terakhir, penggunaannya semakin baik di ajang Piala Dunia 2018.

“Ada 20 keputusan yang dibuat oleh wasit, 17 diantaranya berubah. Artinya tanpa VAR mereka mendapat 95,6 persen keputusan, sedangkan dengan VAR hingga 99 persen benar,” jelasnya.