Karir Stagnan, Alexandre Pato Punya Pacar Baru, Model Seksi Asal Kanada

Karir di sepak bola boleh meredup. Tapi untuk urusan pencintaan, Alexander Pato tetap jago menggocek hati wanita.

0
845

Lama tak terdengar sepak terjangnya di lapangan hijau, mantan penyerang AC Milan Alexandre Pato, kembali ke hadapan publik dengan kabar mengejutkan. Kali ini Pato jadi perbincangan bukan karena prestasinya sebagai pesepak bola, namun karena keahliannya mengocek hati wanita.

Ya, karier Pato sebagai pesepak bola, memang tidak sehebat kala membela AC Milan, tapi hak itu tidak berlanjut kepad urusan percintaan. Setelah putus dengan Barbara Berlusconi beberapa tahun lalu, Pato sempat menjalin hubungan dengan artis asal Brasil, Fiorella Mattheis.

Hubungan cinta keduanya berakhir pada 2017 lalu. Publik mengetahui perpisahan tersebut setelah Fiorella mengumumkannya melalui media sosial Twitter. Namun, Pato tak butuh waktu lama untuk mencari pengganti Fiorella.

Dikutip dari The Sun, pemain berusia 28 tahun tersebut kini sudah punya gandengan baru. Pato kini berpacaran dengan model seksi Danielle Knudson. Pato menghabiskan liburan musim panas bersama wanita asal Kanada itu. Pato dan Knudson terlihat berlibur di pantai Amalfi pada bulan Juni lalu.

Keduanya tertangkap kamera bermesraan di kapal pesiar mewah. Kemudian pria Brasil itu memamerkan kemesraan dengan Knudson di kota Paris. Keduanya menyempatkan berfoto bersama di depan Menara Eiffel.

Berbicara kariernya di dunia sepak bola, saat datang pertama kali ke Eropa bersama AC Milan, Alexandre Pato digadang-gadang bakal menjadi salah satu talenta muda Brasil yang akan bersinar.

AC Milan memboyong Pato dari Internacional pada awal musim 2007/2008. Rossoneri merogoh kocek sebesar 24 juta euro untuk mendapatkan jasa pemain yang dijuluki “Si Bebek” tersebut.

Pada periode awal, prediksi jika Pato akan bersinar tidak meleset. Di musim perdananya bersama AC Milan, sebagai pendatang baru performa Pato bisa dikatakn memuaskan. Puncak pencapain Pato bersama AC Milan, terjadi musim 2010/2011. Kala itu Pato berhasil membawa AC Milan, meraih Scudeto untuk yang ke 18 kalinya.

Total Pato berseragam merah hitam selama musim. Selama membela AC Milan, Pato berhasil mencetak 63 gol dari 150 penampilan. Namun, perjalanannya dalam kurun waktu tersebut tidaklah mudah. Dia harus berulang kali berjuang untuk kembali ke performa terbaiknya setelah dihantui cedera hamsting.

Dalam prosesnya, Pato akhirnya hijrah dari AC Milan. Pasca hengkang dari AC Milan. Pato sempat bergonta-ganti klub, hingga akhirnya saat ini berlabuh ke klub asal China, Tianjin Quanjian.