Kesabaran Pep Guardila kepada Benjamin Mendy sepertinya mulai habis. Sejatinya Guardiola percaya Benjamin Mendy bisa menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia> Manager asal Spanyol itu pun, meminta Mendy untuk fokus agar performanya bisa prima.

Hanya saja sejauh ini performa mantan pemain AS Monaco itu, masih jauh dari harapan. Bayangkan saja sejak datang ke Manchester City dari AS Monaco, Mendy baru membuat 19 penampilan selama nyaris dua musim karena mesti bolak-balik ruang perawatan. Tak ayal, Guardiola pun mulai frustasi.

Mendy membuat penampilan terakhirnya saat membantu City menundukkan Manchester United 3-1, November 2018. Setelahnya, pesepakbola berusia 24 tahun itu mengalami cedera lutut yang membutuhkan operasi.

Guardiola mengaku merindukan Mendy di atas lapangan. Mendy diharapkan bisa mengontrol gaya hidupnya agar tidak menganggu performanya. “Kami bisa menggunakan dia lebih banyak, itulah yang saya inginkan,” ucap Guardiola dikutip Mirror.

“Dia cuma perlu fokus. Fokus di pekerjaan dia, pada apa yang harus dia lakukan, karena dia punya potensi yang luar bisa,” tegas Guardiola.

Lebih lanjut Guardiola bertutur, Mendy bisa menjadi salah satu bek terbaik di dunia. Akan tetapi itu semua kembali kepada sang pemain. Karena jika lebih dari itu, tim mungkin tidak bisa Mendy.

“Saya di sini bukan untuk mengubah mentalitas dia. Cara dia, bagaimana dia, ya begitulah. Ketika kami membeli dia, kami sudah tahu.”

“Ketika kami membicarakan tentang sesi latihan, fokus, dia sempurna. Tapi dia aktif di media sosial, seperti yang dia inginkan. Kami mencoba meyakinkan dia, tapi saya kan bukan ayah dia,” tukas Guardiola

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here