Pemain bertahan Real Madrid ini tenyata sudah mengidap penyakit diabetes sejak umur 12 tahun. Namun, penyakitnya itu tidak menghentikan cita-citanya untuk menjadi pesepakbola profesional.

Sebelum didiagnosa mengidap diabetes, Nacho memiliki kebiasaan buang air kecil secara terus menerus dan meminum terlalu banyak air. Melihat kondisi Nacho seperti itu, sang ibu membawanya ke rumah sakit. Berdasarkan hasil tes, ternyata Nacho memiliki kadar gula yang tinggi dan didiagnosa mengidap diabetes.

Setelah diketahui mengidap Diabetes, dokter memberitahunya, bahwa ia tidak mungkin bisa bermain sepak bola lagi. Mendengar hal itu, membuat perasaan Nacho hancur.

Namun, pada suatu hari ia  pergi ke rumah sakit lagi dan bertemu dengan dokter yang berbeda. Dokter tersebut mengatakan bahwa olahraga adalah hal paling  penting yang harus ia lakukan pada saat itu.

“Saya sangat senang karena dia mengatakan olahraga adalah hal yang paling penting bagi Saya dan Saya harus terus bermain dan berkompetisi. Itu tidak benar Saya tidak bisa menjadi olahragawan,” kata Nacho.

“Jika  Anda ingin memiliki kehidupan normal, berlatih olahraga adalah hal  yang paling penting dalam melawannya. Saat itu Saya masih memberikan suntikan sendiri setiap hari dan Saya harus memperhatikan makanan dan minuman yang memiliki kadar gula tinggi. Tetapi Olahraga merupakan hal pokok yang harus dilakukan bagi pengidap diabetes” tambah Nacho.

Saat ini pemain 28 tahun tersebut, sedang menuju ke Kiev, Ukraina bersama pasukan Los Blancos untuk final Liga Champions.