Seks, Kunci Utama Timnas Inggris Tampil Ganas di Piala Dunia 2018?

Timnas Inggris tampil bertenaga selama di Piala Dunia 2018. Kebijakan boleh berhubungan intim jadi kunci, Herry Kane Cs bertenaga.

0
1464

Jika dibanding Piala Dunia sebelumnya, penampilan Inggris sejauh ini di Piala Dunia 2018, terbilang cukup menjanjikan. Harry Kane Cs, berhasil lolos ke babak 16 besar, sebagai runner up dengan raihan enam poin.

Meski hanya menjadi runner up, namun dari segi permainan penampilan di lapangan, Tim Tiga Singa di Rusia, dinilai banyak pihak jauh lebih trengginas dan bertenaga. Karena banyak pihak yang optimis, Inggris bisa berbicara banyak di Piala Dunia 2018.

Kesuksesan timnas Inggris sejauh ini, tidak lepas dari tatik di luar lapangan yang diterapkan oleh sang pelatih. Pada Piala Dunia 2018 ini, Gareth Southgate, tidak melarang anak asuhnya, untuk melakukan aktivitas seksual bersama istri maupun pacar.

Anggapan tersebut setidaknya berlaku untuk, istri James Vardy, Rebekah. Meski sempat mengeluh, lantaran tidak banyak waktu yang bisa dihabiskan bersama sang pasangan selama di Rusia, Rebekah sangat senang dengan keputusan manager, yang tidak melarang pemainnya melakukan hubungan seksual.

“Southgate punya ide yang tepat untuk mental anak asuhnya. Dia benar-benar santai dan berusaha mengedepankan hubungan keluarga,” katanya, dikutip dari Mirror.

“Tidak ada bukti ilmiah kalau itu (hubungan seks) menghambat kinerja. Saya pikir, itu malah membantu kinerja tim,” ujar wanita yang akrab disapa Becky tersebut.

Becky melanjutkan, peraturan tersebut juga disambut gembira oleh pemain Inggris berserta pacar dan kekasih mereka. Menurut Becky, ini merupakan hal baru untuk para penggawa The Three Lions.

Lebih jauh Becky menambahkan, larangan seks pernah membuat Inggris bermain buruk. Ini terjadi di Piala Eropa 2016. Ketika itu, Inggris yang masih dilatih Roy Hodgson disingkirkan Islandia.

“Piala Eropa sangat berantakan untuk keluarga kami. Tidak ada yang tahu apa yang kami lakukan. Namun, saya pikir itu (larangan seks) menyebabkan sedikit kekacauan,” ucap Becky.

“Namun di sini (Rusia), para pemain mendapatkan waktunya. Tentunya ini sangat bagus,” tukas wanita berusia 36 tahun tersebut.