Julio Banuelos datang ke Persija Jakarta sebagai pengganti Ivan Kolev, yang harus mengakhiri petualang di klub asal ibu kota itu lebih cepat

Kedatangan Julio Banuelos, tentu disertai dengan harapan manajemen dan pendukung Persija, mampu mengangkat klub dari keterpurukan.

Sayang, sejauh ini racikan Julio Banuelos, tidak jauh lebih baik dibanding Persija di bawah asuhan Ivan Kolev.

Terbaru, Persija kembali menelan kekalahan usai ditaklukkan oleh Persipura Jayapura 0-2 pada laga tunda Liga 1 2019. Kekalahan tersebut menjadi yang kedua kalinya secara berturut, setelah sebelumnya tunduk 0-1 dari Perseru Badak Lampung FC.

Dengan kinerjanya sejauh ini, tak heran seruan pendukung Persija yang menuntut Banuelos mundur, semakin berhembus kencang.

Nah, tuntutan pendukung Persija, nampaknya mulai mendapat respon dari manajemen.

Dilansir situs resmi klub, manajemen Persija mulai gerah dengan hasil minor yang terus didapat Macan Kemayoran tersebut.

Julio pun diberikan satu kesempatan lagi, saat Persija menjamu PSIS Semarang yang bakal berlangsung di Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (15/9/2019).

“Persija Jakarta memberikan kesempatan satu pertandingan lagi kepada Julio Banuelos dan asisten pelatih Eduardo Perez. Apabila gagal menang melawan PSIS nanti, mereka akan mundur dari kursi juru taktik,” kata CEO Persija Ferry Paulus dikutip dari laman resmi Persija.

Berdasarkan data yang ada, di bawah kepemimpinan Julio, Persija lebih banyak bermain imbang. Dari 16 pertandingan, delapan di antaranya berakhir sama kuat Sedangkan sisanya meraih empat kemenangan dan empat kekalahan.

Persija Jakarta saat ini masih terpuruk di zona degradasi. Macan Kemayoran menempati peringkat ke-17 klasemen Liga 1 dengan 14 poin dari 15 pertandingan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here