Hati kiper Tottenham Hotspur, Hugo Lloris, hancur berkeping-keping. Mungkin pernyataan tersebut sedikit berlebihan, namun kondisi tersebut meman sedang dihadapi oleh LIoris.

Yup, LIoris sedang patah hati, namun bukan karena wanita. Kiper asal Prancis patah hati, lantaran Tottenham Hotspur kalah dari Burnley. Tottenham kalah 1-2 dari Burnley di Turf Moor, dalam lanjutan Liga Inggris. The Lilywhites kebobolan lewat Chris Wood dan Ashley Barnes. Spurs sempat menyamakan skor lewat Harry Kane.

Kekalahan tersebut, rupanya sangat disesali oleh LIoris. Menurut LIoris, laga kontra Burnley, adalah kesempatan untuk menempel City dan Liverpool, namun semua gagal.

Kekecewaan semakin besar setelah gol pertama Burnley yang datang dari sepak pojok. Sebab, sepak pojok tersebut menurut Lloris seharusnya tak ada.

“Jelas itu adalah kekecewaan besar. Hari ini adalah kesempatan yang baik bagi kami dan kami melewatkannya. Ini adalah pertandingan yang sulit,” kata Lloris seperti dikutip dari BBC.

“Kami kebobolan gol pertama dan itu membuat segalanya lebih sulit. Terutama ketika Anda harus mengakui sepak pojok yang mestinya tidak ada. Tapi, inilah bagian dari permainan,” tegasnya.

Pelatih Mauricio Pochettino juga geram dengan sepak pojok tersebut. Di akhir laga, bahkan si manajer melancarkan protes kepada wasit Mike Dean yang dianggap merugikan timnya.

Sebagai catatan, dengan kekalahan tersebut Spurs tetap di posisi ketiga dengan 60 poin dari 27 laga. Tertinggal lima angka dari Manchester City dan Liverpool yang ada di atasnya.