Secara resmi, Cristiano Ronaldo sangkal tuduhan pemerkosaan. Karena sebelumnya, Kathryn Mayorga mengatakan bahwa dirinya diserang dan diperkosa oleh Cristiano Ronaldo.

Peristiwa itu terjadi Juni 2009 silam di sebuah apartemen mewah Las Vegas, Palms Casino Resort. Kathryn mengalami pemerkosaan setelah berpesta dengan Ronaldo di sebuah klub malam.

Media Jerman, Der Spiegel membuka tuduhan soal Ronaldo ini pada 2017 lalu. Ronaldo dikabarkan harus mengeluarkan uang sebesar 375 ribu dollar untuk tutup mulut.

Pihak Kepolisian Las Vegas (LVMPD) pun ahirnya membuka kembali kasus tersebut. Investigasi lanjutan pun telah dimulai pada akhir September lalu.

“Ketika dicatat, korban tak memberikan lokasi insiden maupun deskripsi tersangka. Pada September 2018, kasus ini dibuka kembali dan kami akan mengusutnya melalui informasi yang dikumpulkan,” bunyi pernyataan resmi LVMPD dikutip dari BBC.

Merespon tuduhan tersebut, Cristiano Ronaldo pun angkat bicara. Lewat akun twitternya, sang mega bintang menyangkal tuduhan Mayorga.

“Saya membantah dengan tegas tuduhan yang dituduhkan terhadap saya. Pemerkosaan adalah kejahatan keji yang bertentangan dengan segala seusatu yang saya percayai. Karena saya ingin membersihkan nam asaya, saya menolak untuk memberi makan media yang dibuat oleh orang-orang yang memanfaatkan nama saya,” ujarnya.