MotoGP musim 2018, belum lama berlalu. Dari sekian banyak peristiwa di MotoGP musim lalu, salah satu yang cukup menjadi sorotan adalah performa tim Yamaha.

Walau di isi dua pembalap yang mumpuni, ternyata tim Yamaha tidak bisa berbicara banyak di MotoGP musim lalu. Alih-alih bisa menyaingi Honda, Yamaha bahkan keteteran oleh Ducati.

Di sepanjang musim, mereka cuma mencatat satu kemenangan yakni lewat Maverick Vinales di MotoGP Australia.

Kemenangan Vinales itu juga sekaligus mengakhiri puasa kemenangan Yamaha yang sempat berlangsung 25 balapan beruntun atau nyaris 1,5 tahun.

Secara keseluruhan, tidak berlebihan rasanya MotoGP 2018 menjadi salah satu musim terburuk bagi Yamaha.

Usai musim berakhir, Yamaha tak sepenuhnya mendapat kabar positif dari tes di Valencia dan Jerez. Vinales dan Valentino Rossi punya suara berbeda terkait hasil tes.

Vinales menilai Yamaha telah memperbaiki beberapa kendalanya. Namun di sisi lain, Rossi masih pesimistis dengan performa motornya.

Performa Yamaha yang nampak belum bertaji, turut mengundang komentar dari Andrea Dovizioso. Rider Ducati itu menilai ada krisis di tubuh Yamaha.

Menurut Dovizioso, krisis di tim Yamaha masih berlanjut hingga saat ini. Namun ia juga yakin mereka masih punya waktu untuk melakukan perbaikan.

“Bagi saya mereka tampak sedang dalam krisis, tapi masih ada waktu untuk mempersiapkan diri,” ujar Dovizioso seperti dikutip Tuttimotoriweb.

“Valentino menjalani tes dengan cara yang sepenuhnya berbeda dari Maverick. Seringnya mereka beda pendapat, jadi tanda memang masih ada sesuatu di Yamaha yang belum selesai,” imbuhnya.