Balasan Berkelas Timnas Inggris, Setelah Terkena Serangan Rasis Pendukung Bulgaria

0
38
Soccer Football - Euro 2020 Qualifier - Group A - England v Bulgaria - Wembley Stadium, London, Britain - September 7, 2019 England's Raheem Sterling celebrates scoring their third goal with Harry Kane and Marcus Rashford Action Images via Reuters/Tony O'Brien

Banyak cara berkelas untuk membalas tindakan tak menyenangkan, saat sebuah tim maupun atlet, mendapat intimidasi berlebihan kala bertanding. Hal inilah yang ditunjukan timnas Inggris.

Timnas Inggris mendapat serangan rasis kala bertandang ke markas Bulgaria, untuk melakoni kualifikasi Piala Eropa 2020.

Laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup A antara Bulgaria vs Inggris digelar di Stadion Vsil Levski, Sofia, dua kali dihentikan wasit di babak pertama. Laga disetop pada menit ke-30 dan 41 karena teriakan rasial yang terdengar dari tribun penonton. 

Beberapa fans Bulgaria kedapatan mengeluarkan suara bernada rasial kepada para pemain kulit berwarna Inggris. Ada juga yang terlihat melakukan salam Nazi, yang dilarang di Eropa.

Namun semua serangan rasis itu, tidak meruntuhkan mental timnas Inggris. The Three Lions pun membalas ejekan rasis itu dengan cara berkelas yakni, memberondong gawang Bulgaria enam gol tanpa balas.

Dilansir Sky Sport, usai laga Federasi Sepakbola Inggris (FA) mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut. FA memastikan jika para pemainnya menjadi objek serangan rasialisme.

“FA bisa memastikan jika para pemain Inggris menjadi sasaran nyanyian rasial yang menjijikan saat bermain di Kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Bulgaria. Hal ini tidak dapat diterima di setiap level permainan dan fokus kami adalah mendukung para pemain dan staf Inggris yang terlibat,” tulis pernyataan resmi yang dikeluarkan FA, dikutip dari Sky Sports.

“Seperti yang kita sadari secara menyedihkan, ini bukan pertama kalinya para pemain kami mengalami pelecehan tingkat tinggi dan tidak ada tempat untuk perilaku semacam ini di masyarakat, apalagi dalam sepakbola. Kami akan meminta UEFA untuk menyelidiki kasus ini sebagai masalah yang mendesak,” tambah pernyataan tersebut.

Sementara itu, beberapa pemain kulit berwarna The Three Lions yang menjadi sasaran diskriminasi tersebut ikut bersuara seusai pertandingan.

Melalui media sosial, mereka mengecam aksi yang dilakukan segelintir fans Bulgaria itu, salah satunya Raheem Sterling.

“Merasa menyesal mengetahui Bulgaria diwakili oleh orang-orang idiot seperti itu di stadion. Bagaimanapun juga, 6-0 dan kami akan kembali pulang, setidaknya kami sudah melakukan tugas kami. Hati-hati di jalan untuk para fan kami, kalian luar biasa,” cuit Raheem Sterling via media sosial Twitter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here