Fabiano Beltrame bernasib kurang beruntung dalam Liga 1 2019. Walau sudah dikontrak Persib Bandung, Fabiano Beltrame justru harus merelakan keinginan membela Maung Bandung musim ini kandas.

Dilansir situs resmi klub, Fabiano direkrut Persib dari Madura United sebagai pemain naturalisasi. Proses pengajuan untuk mendapat paspor Indonesia pun sudah dilakukan Fabiano sejak awal musim. 

Sayang proses bek asal Brasil itu tersendat. Kabar terbaru, Fabiano dipastikan gagal membela Persib musim ini, lantaran hingga penutupan pendaftaran di putaran kedua, Fabiano tak kunjung mendapatkan pengesahan sebagai warga negara Indonesia dari pemerintah.

Sumber yang sama menginfokan, kegagalan proses naturalisasi Fabiano membuat, pelatih Persib Robett Rene Alberts kecewa. Sebab, pelatih asal Belanda itu sudah memproyeksikan Fabiano untuk memperkuat lini pertahanan Maung Bandung. 

“Terkait Fabiano saya sangat kecewa. Untuk Fabiano, tidak mudah setiap hari terus menunggu dan akhirnya dia tak bisa bermain. Di sepakbola, pemain seperti Fabiano yang mempunyai kualitas dan kepribadian yang bagus, tentu dia ingin bermain,” ucap Robert.

Meski gagal mendapatkan status sebagai WNI, Robert mengatakan Fabiano masih tetap menjadi pemain Persib. Fabiano sendiri sudah berbicara dengan Robert untuk pulang dulu ke Brazil selama putaran kedua berlangsung.

“Kami sudah berdiskusi dengan Fabiano dan dia masih akan tinggal di Bandung dan menunggu naturalisasinya selesai. Setelah itu dia akan membuat keputusan dan akan kembali ke Brazil untuk melakukan persiapan sebelum kembali bermain musim depan,” kata Robert. 

Robert sendiri siap menerima kembali Fabiano pada musim depan bila proses naturalisasinya selesai. Namun, bila Fabiano belum juga mendapatkan status sebagai WNI, dengan terpaksa Persib akan melepas pemain yang tahun depan menginjak usia 38 tahun. 

“Jika Fabiano masih punya hasrat untuk kembali ke Persib Bandung, saya akan memberikan satu tempat untuknya. Karena dia menunjukan kualitas yang bagus dan profesionalitas yang fantastis, dia juga punya kepribadian yang bagus untuk tim. Meskipun usianya sudah 38 tahun musim depan tapi dengan kategori pemain Indonesia, saya akan memberikan dia tempat,” tuturnya. 

“Tapi jika dia datang dengan status pemain asing di usia 38 tahun maka saya tidak akan memberikannya tempat. Karena kami ingin membentuk tim untuk masa depan,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here