Jika melihat komposisi tim Real Madrid saat ini, Gareth Bale hisa dikatakan menjadi salah satu pemain senior. Semenjak pindah dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid dengan status pemain termahal, total sudah nyaris enam tahun ia berseragam putih-putih.

Selama nyaris enam musim bersama Real Madrid, total Bale sudah menyumbangkan empat trofi Liga Champions dan satu La liga.

Dengan pencapaian tersebut, bisa boleh bilang karier Bale di Real Madrid cukup gemilang. Namun dengan semua pencaian itu, bukan berarti Bale sudah bisa merebut hati Madridista – sebutan fans Madrid – khususnya para ultras.

Bahkan kepergian Cristiano Ronaldo musim panas kemarin tak banyak mengubah peruntungan Bale di klub. Untuk bisa mendapat respek dari fans, Bale pun disarankan untuk belajar bahasa.

Ya, keengganan Gareth Bale untuk berbahasa Spanyol dianggap menghambat kariernya di Real Madrid. Saran tersebut, disampaikan, eks pelatih Wales dan juga Madrid, John Toschack.

Toschak, menilai pasang surutnya karier Bale di Real Madrid, karena si pemain tak mau berbahasa Spanyol. Alhasil, dia pun tidak mendapat respek penuh dari fans dan mungkin saja pemain asli Spanyol di Madrid.

Memang sejak gabung Madrid, Bale jarang berbahasa Spanyol. Dia pun lebih dekat dengan Luka Modric yang merupakan mantan rekan setim di Tottenham dan bisa berbahasa Inggris.

“Jika Anda bermain di tim luar negeri, Anda harus belajar bahasa mereka untuk menghormati fans,” ujar Toschack kepada Onda Cero.

“Bale harus berusaha keras untuk itu dan jika dilakukan, maka itu sangat membantunya. Dia benar-benar pemain hebat tapi sayang diganggu cedera,” sambung Toschack.

So, kapan mau mulai belajar bahasa Spanyol, Bale?