Puasa kemenangan Inter Milan akhirnya tuntas. Inter menang 1-0 saat menghadapi Parma di pekan ke-23 Liga Italia.

Dalam pertandingan di Ennio Tardini, Minggu dini hari WIB, gol tunggal kemenangan Inter diciptakan oleh Lautaro Martinez.

Kemenangan tersebut tentu patut disukuri, pasalnya persaingan di papan atas Liga Italia, untuk merebut tiket Liga Champions musim ini terbilang cukup ketat.

Di sisi lain, ketika Inter Milan sudah kembali berhasil menang, puasa gol masih dialami bomber andalan Inter, Mauro Icardi.

Ada apa dengan Icardi? Apakah hatinya sudah tidak lagi di Inter Milan?

Ditanya soal Icardi, pelatih Inter Luciano Spalletti memberi indikasi bahwa suasana hati striker Argentina itu terpengaruh negosiasi kontrak yang tak kunjung usai. Hingga kini, Inter dan Icardi belum mencapai kata sepakat untuk pembaruan kontrak yang habis pada 2021 itu.

“Saya tidak menciptakan masalah apa pun untuk Icardi,” ujar Spalletti kepada DAZN seperti dikutip Football Italia.

“Isu harus diklarifikasi, karena ketika Anda membiarkan sesuatu kurang persiapan, interpretasinya akan terbuka.”

“Orang-orang sudah mengatakan terlalu banyak hal, sekarang ada waktu untuk duduk bersama dan bicara soal sesuatu yang sudah kami hindari dan menyeret kami selama berbulan-bulan,” katanya.

Jika dihitung dengan laga lawan Parma, total Icardi sudah melewati tujuh pertandingan secara beruntun di Liga Italia tanpa mencetak gol. Gol terakhirnya di liga diciptakan pada pertandingan melawan Udinese pada Desember 2018.

Icardi memang mencetak gol di Coppa Italia saat melawan Benevento dan Lazio. Namun kedua gol tersebut sama-sama diciptakan lewat penalti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here