Dalam pertandingan sepakbola, sesaat sebelum kickoff, biasanya sang pengadil akan memanggil kapten masing-masing tim. Selain memberi sedikit pengarahan, biasanya di momen tersebut juga dilakukan koin tos.

Kapten pemenang dari koin tos, berhak menentukan kickoff, serta memilih memulai laga, dari sisi kiri atau kanan lapangan. Percaya atau tidak, terkadang sisi lapangan yang dipilih untuk memulai laga, bisa menjadi faktor X penentu kemenangan.

Karenanya terbilang fatal, jika koin tos sampai tidak dilakukan diawal laga. Bukan tidak mungkin, karena koin tos wasit bisa terkena hukuman, seperti yang dialami David McNamara.

Dilansir dari Telegraph, FA terpaksa menghukum David McNamara, lantaran lupa membawa koin. Pada laga Women’s Super League antara Manchester City dan Reading,

Parahnya, dalam laga yang tidak disiarkan secara langsung itu, David tidak meminta diambilkan koin. Untuk menentukan siapa yang akan memulai kickoff, David justru menyuruh masing-masing kapten melakukan suit gunting-kertas-batu.

Menurut sumber yang sama, FA akhirnya menghukum wasit David McNamara selama 21 hari. Dia dinyatakan bersalah akibat lupa membawa koin untuk pertandingan Women’s Super League antara Manchester City dan Reading, 26 Oktober.

“FA mengonfirmasi wasit David McNamara dihukum 21 hari, dimulai 26 November, setelah menerima tuduhan ‘tidak melakukan yang terbaik untuk menjalankan pertandingan’,” demikian pernyataan resmi.

“Ini terkait dengan insiden di WSL antara Manchester City dan Reading pada Jumat 26 Oktober saat dia gagal menentukan tim mana yang akan melakukan kickoff dengan melakukan tos koin, sebagaimana ditentukan oleh Laws of the Game,” lanjut pernyataan tersebut.

Duh ada-ada saja!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here