Insiden Penalti, Bikin Hubungan Guardiola dengan Gabriel Jesus Memanas?

Keputusan Guardiola menunjuk Riyad Mahrez mengeksekusi, saar Manchester City bersua Liverpool

0
1250

Manchester City harus puas bermain imbang 0-0 kala bertanding melawan Liverpool. Sejatinya City punya peluang besar memenangkan laga, sayang hal tersebut tak terwujud, lantaran Riyad Mahrez gagal mengeksekusi penalti.

Penalti yang gagal di eksekusi Mahrez, ternyata menghadirkan cerita lain. Sejatinya, saat wasit menunjuk titik putih usai Leroy Sane dijatuhkan oleh Virgil van Dijk, Gabriel Jesus sudah siap akan melakukan eksekusi.

Akan tetapi, lewat pesan yang disampaikan oleh Benjamin Mendy, Guardiola meminta agar Mahrez yang menendang penalti. Pada akhirnya, Mahrez gagal. Tendangan Mahrez melambung di atas mistar gawang Alisson Becker.

Terkait dengan keputusan Guardiola, yang memilih Mahrez, pelatih asal Spanyol tersebut punya alasan tersendiri. “Selama sesi latihan setiap hari saya melihat Mahrez mengeksekusi penalti dan itu memberi saya kepercayaan diri. Akan jadi pengalaman bagus untuknya, lain kali tendangannya akan masuk,” ujar Guardiola seperti dilansir Sky Sports.

Di sisi lain, Guardiola juga minta maaf, lantaran tidak memilih Gabriel Jesus sebagai eksekutor. “Jesus ingin mengeksekusinya. Saya minta maaf. Itu adalah keputusan saya,” sambungnya.

Sementara itu, terkait soal penalti saat melawan Liverpool, Jesus membenarkan jika Guardiola telah meminta maaf kepadanya. Meski kecewa, Jesus akan tetap mendukung pilihan Guardiola di masa depan.

“Jelas saya tidak senang. Seperti Riyad, saya sudah latihan penalti,” ujar Jesus seperti dilansir ESPN.

“Saya ingin mengeksekusinya. Saya percaya diri, jadi saya tidak senang mereka melarang saya. Meski demikian, yang penting kami tidak kalah. Pep bicara kepada saya.”

“Ini adalah bagian dari sepakbola, kadang hal-hal seperti ini terjadi. Saya akan mendukung Riyad kalau manajer memilihnya lagi,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here