Pemain timnas Inggris, Raheem Sterling  mendapat pembelaan dari Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) setelah  menato tubuhnya dengan menggambarkan sebuah senjata laras panjang. Tato senapan itu,  membuat penggiat kampanye anti-senjata mengecamnya dengan kata “menjijikkan”.

Penyerang Manchester City awalnya memposting sebuah foto di Instagram ketika berlatih bersama tim nasional Inggris di St George’s Park untuk persiapan Piala Dunia bulan depan di Rusia. Postingan itu, sangat jelas memperlihatkan di kaki kanan mantan pemain Liverpool tersebut, terdapat tato senjata.

Pendiri kelompok kampanye Mother Against Guns, Lucy Cope,  memiliki kenangan buruk tentang senjata. Pasalnya, putra kandungnya pernah tertembak hingga tewas di luar klub malam London pada Juli 2002.

“Tato ini menjijikkan, Raheem harus menggantung kepalanya karena malu. Ini benar benar tidak dapat diterima. “Kami minta tatonya dilaser atau ditutup dengan tato yang berbeda. Jika dia menolak, dia harus dikeluarkan dari tim Inggris,” ucap Lucy Cope.

Menanggapi tanggapan Lucy Cope, Sterling melalui instagramnya  tetap bersikeras bahwa tato barunya itu memiliki makna yang lebih dalam yang tidak diketahui orang.

“Ketika saya berumur 2 tahun, ayah saya meninggal karena ditembak mati. Saya berjanji tidak akan menyentuh pistol di hidup saya. Tato itu melambangkan bahwa saya menembak dengan kaki kanan saya sehingga memiliki makna yang lebih dalam, “ tulis pemain 23 tahun itu.

Seseorang juru bicara FA mengatakan, “Kami semua mendukung Raheem Sterling dan mengakui akan jujur dan tulus yang dia berikan melalui instagram tadi malam. Dia dan anggota skuad lainnya difokuskan hanya untuk mempersiapkan Piala Dunia yang akan datang.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here