Mohamed Salah sedang mendapat cukup banyak kritikan karena dinilai terlalu egois. Sikap egois salah, sampai membuat rekan satu timnya di Liverpool, Sadio Mane kesal terhadap pemain asal Mesir itu.

Semuanya berawal dari laga saat Liverpool bertandang ke Burnley. Mane kesal karena Salah tak mau mengoper bola kepada Mane meski berdiri bebas. Salah malah memaksakan diri untuk mencetak gol dan gagal.

Sesaat Mane diganti, bomber Senegal tersebut tidak bisa menyembunyikan kekesalannya kepada Salah. Insiden itulah yang membuat Salah dicap terlalu egois.

Terkait anggapan tersebut, pelatih Liverpool, Juergen Klopp, nampaknya memaklumi sikap egois Salah. Klopp pun memastikan saat ini kondisi Mane dan Salah sudah tidak ada masalah.

Anggapan Klopp tersebut, sedikit banyak diamini oleh legenda Liverpool Robbie Fowler.

Sebagaimana dilaporkan Mirror, Fowler menilai insiden antara Mane dan Salah, dipandang terlalu berlebihan oleh banyak pihak.

Sejujurnya saya tidak pernah mendengar omong kosong seperti hal yang dinilai sebagai cekcok di antara Mane dan Mo Salah,” ujar Fowler pada kolomnya di Mirror.

“Semua orang berkomentar dan membicarakan omong kosong soal menjadi serakah atau menghancuran semangat tim, pernahkah mereka menyaksikan sepakbola sebelumnya? Anda tidak bisa menjadi pencetak gol berkelas tanpa kepercayaan diri untuk membobol gawang lawan. Itulah yang dilakukan para pencetak gol,” tambahnya.

“Saya melihat rekor Salah dan berpendapat jika ia akan tetap melakukan hal itu. Anda tidak akan mencetak banyak gol, tanpa menjadi apa yang orang bilang sebagai egois,” kata Fowler yang kini menjabat sebagai manajer klub Australia, Brisbane Roar.

“Tetapi apa yang orang-orang mau? Apakah mereka ingin Salah sebagai pencetak gol atau ia sebagai pemain yang selalu memberi umpan? Anda tidak benar-benar bisa menjadi keduanya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here