Dengan umur yang akan memasuki usia 40 tahun, jelas jika Valentinno Rossi tidak lagi muda. Namun, jangan pernah meremehkan daya saing Rossi untuk memburu gelar juara dunia MotoGP.

Diumurnya yang tidak lagi muda, Rossi memastikan dirinya tetap kompetitif bersaing, merebut gelar juara dunia MotoGP 2019.

Nah seandainys Rossi gagal berbicara banyak di MotoGP musim ini, Yamaha menjadi pihak yang paling bertanggung jawab. Kok gitu!

Pernyataan tersebut disampaikan ayah Rossi, Graziano Rossi. Pernyataan tersebut merujuk pada pencapaian Rossi di musim balap tahun lalu.

“Dia memang tidak menang satu balapan pun pada tahun lalu. Akan tetapi, dia punya semua kapasitas untuk kembali menang,” kata Graziano, kepada Corriere della Sport.

“Jika dia tidak bisa menang, maka itu karena Yamaha bergerak ke arah yang salah,” sambungnya

Graziano juga bicara soal para pembenci Rossi. Menurutnya, pebalap yang akan genap 40 tahun pada 16 Februari itu harus punya haters. Kenapa?

“Saya tak tahu Vale punya haters, tapi untuk para haters Vale, saya rasa bakal muncul masalah bila seorang juara tak pernah mendapat kritik. Dengan begitu, bagaimana bisa kalian berdiskusi di bar? Bar-bar ini nantinya bakal kosong, dan perekonomian mereka bakal jatuh!” tegasnya.

Perlu diketahui, Rossi tak mampu memenangi satu balapan pun pada ajang MotoGP 2018. Dari 19 seri, pencapaian terbaiknya cuma finis di posisi kedua pada seri GP Jerman.

Kegagalan Rossi memenangi balapan di musim lalu membuat banyak pihak menganggap The Doctor sudah habis. Juara dunia sembilan kali itu bahkan dinilai sudah harus pensiun.