Skuat Manchester City musim ini terbilang sudah komplit, hal ini juga yang membuat sang manager, Pep Guardiola enggan membeli pemain baru di jendela transfer musim dingin nanti.

Dengan skuat yang sudah lengkap, City tentu tidak akan kesulitan dalam merotasi pemain. Namun di sisi lain, ada satu pemain yang saat ini sulit tergantikan di tim inti City, siapakah dia?

Pemain yang dimaksud adalah Fernandinho. Kecuali di partai Piala Liga Inggris, Fernandinho selalu turun sebagai starter di tiga ajang lain yang diikuti City sejak Community Shield. Total ada 19 kali penampilan dibuat dengan torehan satu gol dan dua assist.

Fernandinho punya 1.669 menit bermain atau rata-rata 88 menit per laga. Bisa dikatakan Fernandinho nyaris selalu bermain penuh di setiap pertandingan. Hanya Aymeric Laporte (1.707 menit) yang punya menit main lebih banyak.

Tapi beda dengan Laporte yang berposisi bek tengah dan tak harus menjelajah ke mana-mana, Fernandinho punya peran sebagai gelandang bertahan yang menyeimbangkan sepakbola menyerang City. Tak cuma bertahan, Fernandinho kadang juga membantu penyerangan.

Begitu vitalnya peran Fernandinho dalam skema permain Guardiola, membuat pertanyaan adakah waktu istirahat bagi sang pemain andalan?

Pertanyaan itu bukan tanpa alasan, pasalnya dikhawatirkan Fernandinho akan mengalami kelelahan jika terus diforsir, terlebih Premier League sudah memasuki Desember yang jadwalnya begitu padat.

Guardiola memahami betul situasi tersebut. “Kami bisa saja memainkannya terus tapi itu sama dengan membunuhnya musim depan. Tidak bisa, tidak bisa di zaman sekarang ini. Anda tidak bermain terus setiap tiga hari,” ujar Guardiola seperti dikutipĀ Sky Sports.

Untuk itu, Pep akan coba memaksimalkan para pemain pelapis untuk bisa menjadi pengganti Fernandinho saat jadwal padat sampai awal tahun depan. Nama-nama seperti Danilo, Fabian Delph, dan Oleksandr Zinchenko.

“Kami punya banyak alternatif – Stones bisa main di sana, Danilo juga, Fabian Delph – bahkan Zinchenko juga bisa main di sana, Ilkay Guendogan juga bisa dimainkan di sana. Kami punya kedalaman skuat yang bagus dan beberapa pemain bisa ditempatkan di berbagai posisi.”

“Saya sudah katakan sebelumnya bahwa kami tidak akan belanja pemain, saya sudah puas dengan skuat yang ada.”

“Saya sedih ketika ada pemain yang pantas bermain tapi tidak bisa – bayangkan jika kami membeli pemain baru lagi. Lebih baik seperti ini saja,” tutupnya.