Walau Didenda, Selebrasi Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri, Jadi Kampanye Viral

Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri kena denda FIFA karena selebrasi golnya. Namun mereka juga dapat banyak dukungan.

0
574

Selebrasi identik Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri, dilaga Swiss versus Serbia berbuntut panjang. Kala itu Xhaka dan Shaqiri yang sama-sama mencetak gol saat Swiss menang 2-1 atas Serbia, melakukan selebrasi identik.

Xhaka dan Shaqiri yang punya pertalian dengan Albania-Kosovo, merayakan golnya masing-masing dengan isyarat elang berkepala dua yang ada di bendera kebangsaan Albania.

Sejatinya perayaan tersebut terbilang biasa saja, namun ketika diselidiki lebih jauh, aksi tersebut ternyata bernuansa politik, pasalnya lawan yang dihadapi adalah Serbia.

Secara politis, Serbia tak pernah mengakui kemerdekaan Kosovo, yang mayoritas negaranya berasal dari etnis Albania. Hingga saat ini hubungan kedua negara tersebut, tidak bisa dikatakan akur.

Pada akhirnya FIFA menghukum Xhaka dan Shaqiri atas selebrasinya tersebut.
Setelah melakukan penyelidikan, FIFA menghukum keduanya dengan denda masing-masing 10 ribu franc Swiss (Rp 143 juta).

Adapun alasan FIFA menghukum Xhaka dan Shaqiri, karena aksi keduanya dinilai tidak menjunjung tinggi semangat fair play.

Tidak hanya Xhaka dan Shaqiri, kapten timnas Swiss, Stephan Lichtsteiner, ikut didenda 5 ribu franc Swiss karena ikut serta dalam selebrasi gol Xhaka dan Shaqiri. Denda yang didapat pemain Swiss, ternyata menyulut aksi solidaritas yang mendukung aksi Xhaka dan Shaqiri.

Diwartakan Reuters sebagai bentuk dukungan, sebuah kampanye pengumpulan dana (crowdfunding) pun bergulir untuk membayar denda mereka.

Sejak digulirkan, kampanye ini sudah berhasil mengumpulkan, nyaris separuh dari target sebesar 25 ribu dolar AS atau kira-kira setara dengan 25 ribu franc Swiss.

Viralnya kampanye tersebut juga sudah memunculkan sejumlah reaksi langsung berupa dukungan langsung, salah satunya dari Menteri Perdagangan dan Industri Albania Bajram Hasani. Ia bertekad mendonasikan gajinya sebulan untuk kampanye itu.

“Tak ada uang yang cukup untuk membayar betapa berharganya perasaan yang muncul berkat perayaan elang dari Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri. Mereka dihukum cuma karena tidak melupakan asal-usulnya,” katanya seperti dikutip Omnisport.

“Ini bukan urusan mampu atau tidak mereka membayar dendanya, melainkan kebanggaan yang mereka berikan sudah membuat kami merasa wajib menyisihkan gaji untuk membayar denda ini. Maju terus, teman-teman, buat kami bangga!” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here