Ada banyak pemain Asia yang  bermain di Eropa, seperti, Reza Ghoochannejhad merupakan pencetak gol terbanyak kedua di Belanda musim ini, lalu ada Yuto Nagatamo yang dipinjamkan ke Liga Turki dari Inter Milan dan Tom Rogic yang sudah memanen banyak pujian dan piala dalam beberapa tahun terakhir di Celtic.

Siapa lagi pemain Asia yang prestasinya mengilap? Kami akan merangkum pemain-pemain  terbaik dari berbagai negara yang tergabung dalam Konfederasi Sepakbola Asia

Shinji Okazaki (Jepang)

Shinji Okazaki merupakan pemain penting bagi Claudio Ranieri dan membantu Leicester City merengkuh juara Premier League di musim pertamanya di King Power. Pemain asal Jepang tersebut memiliki karakter pekerja keras dan serba bisa.

Okazaki sudah menginjak umur 31 tahun, dan mencetak 50 gol dalam 108 penampilannya bersama Jepang negara asalnya.

Yoshinori Muto (Jepang)

Yoshinori Muto merupakan pemain Mainz yang bermain dengan ‘rasa lapar’ bagi klub Jerman tersebut. Awal karir profesionalnya  berawal dari FC Tokyo. Selama dua musim disana, ia langsung ditarik Mainz di 2015. Di tahun yang sama, Chelsea pernah membuat tawaran kepadanya, tetapi ia lebih memilih Bundesliga sebagai awal petualangannya di Eropa.

Muto telah mengantongi 9 gol dalam 23 pertandingan untuk mainz di musim ini.

Gotoku Sakai (Jepang)

Lahir di New York City, Gotoku merupakan salah satu dari dua bek kanan Jepang dengan nama Sakai di Eropa, yang satunya ialah pemain Marseille, Hiroki Sakai. Gotoku merupakan bek kiri yang terkenal dengan umpan silang yang berbahaya.

Gotoku sudah bermain di dua klub Bundesliga. Sebelumnya bermain untuk Stuttgart dan sekarang bermain untuk Hamburg.

Aaron Mooy  (Australia)

Australia sudah menjadi bagian dari benua Asia dan menjadi bagian dari AFC. Itulah alas an kenapa Aaron Mooy, gocekan.com masukkan dalam daftar ini. Mooy merupakan tonggak utama saat Huddersfield memenangkan promosi dari Championship musim lalu. Di musim ini, ia telah melesatkan 4 gol dan 3 assist dari 30 penampilannya di Liga Premier.

Koo Ja-cheol (Korea Selatan)

Koo merupakan seorang gelandang serang berkelas. Ia bermain di Bundesliga di Wolfsburg sejak 2011. Dengan passing yang apik, kontrol yang baik, dan tembakan cannon ball-nya, Koo selalu menjadi ancaman bagi lawan. Di umur 29 tahun, ia telah memenangkan 65 penampilan dan mencetak 19 gol untuk Timnas Korea Selatan.

Shinji Kagawa (Jepang)

Shinji Kagawa tampak lambat beradaptasi setelah kepindahannya ke Manchester United dianggap gagal. Walhasil, pemain Jepang tersebut ingin kembali merebut musim keemasannya bersama Dortmund saat musim 2011/2012.

Desember lalu, Kagawa telah dalam kondisi terbaik untuk Dortmund yang sekarang menempati posisi keempat Bundesliga. Kagawa merupakan gelandang serang yang sudah mengoleksi 89 pertandingan dan 29 gol untuk Jepang.

Son Heung-min (Korea Selatan)

Awalnya Son Heung-Min bisa dibilang salah satu pemain yang paling diremehkan. Namun, berkat kerja kerasnya dirinya  membuktikan 18 gol di semua kompetisi musim ini. Son dinilai mampu untuk bermain sebagai penyerang sayap. Baik di sisi kanan maupun kiri pertahanan lawan. Ia menjadi tandem sehati buat ikon Spurs, Harry Kane.

Son masih berusia 25 tahun dan telah mencetak 25 gol dari 63 pertandingan bersama Korea Selatan, serta menjadi pencetak rekor gol terbanyak pemain Asia di Liga Premier.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here