Pakai Formasi Coba-coba Liverpool Bisa Menang, Apalagi Kalau!!

Liverpool kembali menang dilanjutan Liga Inggris. Kemenang tersebut diraih dengan cara tida biasa.

0
335

Liverpool melanjutkan penampilan apiknya di awal musim Liga Inggris. Teranyar, pasukan Juergen Klopp membungkam perlawanan Southampton 3-0, lewat gol Mohamad

Tambahan tiga poin ini sementara melambungkan Liverpool ke puncak klasemen dengan 18 poin dari enam laga, unggul dua angka dari Manchester City di posisi kedua.

Selain berhasil mempertahankan posisi di papan atas, ada hal lain yang membuat Juergen Klopp senang atas kemenangan lawan Southampton. Klopp senang betul, lantaran kemenangan tersebut, diraih dengan sejumlah eksperimen.

Dalam pertandingan itu, Klopp mengganti tiga pemainnya yang jadi starter saat menang 3-2 atas Paris St-Germain di Liga Champions tengah pekan lalu.

Roberto Firmino, Xherdan Shaqiri, dan Joel Matip masuk starting line-up menggantikan tempat Daniel Sturridge, James Milner, dan Joe Gomez.

Tidak sekedar mengganti susunan line-up pemain, Klopp juga melakukan perubahan dari segi formasi. Klopp menempatkan beberapa pemain tidak dalam posisi terbaiknya.

Contohnya, Shaqiri yang biasa beroperasi sebagai sayap kanan ditempatkan sebagai salah satu gelandang dalam formasi 4-3-3. Tapi, Shaqiri diberikan peran bebas sehingga bisa bergerak ke manapun.

Sementara di lini serang, Mohamed Salah dimainkan di posisi penyerang tengah yang selama ini ditempati oleh Firmino. Nama terakhir pindah ke posisi sayap kanan dan Sadio Mane di posisi sayap kiri.

Perubahan tersebut memang tidak sepenuhnya berjalan mulus. Para pemain yang posisinya dirubah, beberapa kali nampak tidak cair dalam menerapkan skema permainan.

Di laga tersebur, Salah meski bikin satu gol tapi kerap kesulitan menembus pertahanan lawan, demikian juga dengan Mane yang terlihat kerap memaksakan peluang.

Babak babak kedua, Klopp akhirnya memasukkan James Milner untuk memperkuat lini tengah, menggantikan Shaqiri yang bernaluri menyerang, plus berubah ke skema permainan biasanya.

Di akhir laga, Klopp menerangkan jika, perubahan skema dan pergantian pemain memang membuat anak asuhnya kurang maksimal.

“Hasil akhir (3-0) memang baik, namun tetap ada yang harus diperbaiki. Perubahan sistem permainan sangat berefek pada permainan kami. Xherdan Shaqiri begitu luar biasa dan juga Joel Matip, tapi yang jadi masalah adalah organisasi permainan kami,” tutur Klopp.

“Anda bisa lihat komunikasi pemain di lapangan, tapi kami kemudian kembali ke sistem yang biasa kami gunakan.”

“Saints tidak bermain buruk, mereka sangat bagus. Tapi mungkin mereka tidak begitu mengancam di sepertiga akhir lapangan.”

“Clean sheet sangat penting dan sulit untuk tetap fokus di periode intens seperti ini,” tutup Klopp seperti dilansir BBC.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here