priyo

1931 POSTS 0 COMMENTS

Duel Villarreal vs Atletico Madrid, Bakal Berlangsung di Amerika?

0

Demi lebih menambah daya jual, musim lalu ada niat iika beberapa laga di LaLiga, akan digelar di luar Spanyol. Negara yang menjadi target kala itu adalah Amerika serikat.

Dalam prosesnya, rencana mengelar laga liga Spanyol di Amerika Serikat, gagal terwujud musim lalu. Kala itu, banyak klub yang keberatan, karena masalah kebugaran.

Mereka mengkhawatirkan kondisi kebugaran para pemain yang harus menempuh perjalanan jauh. Apalagi pada pekan berikutnya mereka masih akan kembali bermain di Spanyol.

Meski banyak dikecam, pihak LaLiga tampaknya masih ingin terus merealisasikan rencananya tersebut. Mereka dikabarkan telah mendapatkan lampu hijau untuk menggelar laga Villarreal menghadapi Atletico Madrid di Negeri Paman Sam.

Dikutip dari El Confidencial, LaLiga disebut telah mencapai kesepakatan dengan kedua klub yakni Villarreal vs Atletico Madrid. Kedua klub itu akan m tanding di Hard Rock Stadium, Miami, 8 Desember.

“Saya harap upaya kali ini membuahkan hasil. Kami mulai melihat apakah Villarreal-Atleti dapat dimainkan di Miami,” kata Presiden Villarreal Fernando Roig.

“Kami dan Atleti telah sepakat untuk bermain di Miami. Tapi saya ingin semua pihak juga sepakat dengan keputusan ini. Saya merasa kesepakatan memainkan pertandingan LaLiga di luar negeri akan menguntungkan banyak pihak,” sambungnya.

Pihak Villarreal tak keberatan melepas laga kandang mereka ini. The Yellow Submarine berjanji akan memberikan ganti rugi kepada para fans yang sebelumnya telah membeli tiket untuk menyaksikan laga ini Estadio de la Ceramica

Jika terlaksana, duel Villarreal vs Atletico bakal menjadi laga LaLiga pertama yang digelar di luar Spanyol.

Walau Ditepikan, Mesut Oezil Bakal Bertahan di Arsenal, Kok Mau?

0

Liga Inggris musim ini bisa dikatakan tidak berjalan mulus bagi Mesut Oezil. Dari 11 pertandingan yang sudah dimainkan Arsenal pada 2019/2020, Oezil cuma tampil dua kali.

Minimnya kesempatan bermain yang diberikan pelatih Arsenal, Unai Emery kepada Ozil, tentu menbuat gelandang Jerman keturunan Turki ini gundah.

Menariknya, walau masa depannya sedang tidak jelas, nampaknya Oezil masih mau memperjuangkan posisinya di Arsenal.

Dilaporkan Sky Sports, Oezil mengaku dirinya masih menghormati kontrak bersama Arsenal, yang baru akan berakhir tahun 2021 nanti. “Saya punya kontrak sampai musim panas 2021 dan saya akan bertahan sampai saat itu,” ujar Oezil.

“Ketika saya meneken kontrak, saya berpikir dengan sangat hati-hati dan bilang itu adalah salah satu keputusan paling penting dalam karier sepakbola saya.”

“Saya tidak mau cuma bertahan satu atau dua tahun lagi, saya ingin berkomitmen ke Arsenal dan klub ingin saya melakukan hal yang sama.

“Anda bisa melewati masa-masa sulit, seperti ini, tapi itu bukan alasan untuk kabur dan saya tidak akan melakukannya. Saya di sini paling tidak sampai 2021,” tukasnya.

Demi Kemanusian dan Piala Dunia 2022, Qatar Bakal Hapus Sistem Kerja Kafala

0

Qatar terus berbenah untuk menyambut gelaran Piala Dunia 2022. Setelah sebelumnya merilis logo resmi Piala Dunia 2020, kini Qatar bersiap menghapus sistem perburuhan kafala di negaranya.

Perlu diketahui, sistem perburuhan kafala adalah aturan kerja yang mengekang para buruh, khususnya pekerja migran.

Qatar masih menerapkan sistem kafala atau sponsorship bagi pekerja migran. Sistem itu membuat posisi buruh berada di bawah majikan, yang bertanggung jawab atas visa dan status hukumnya.

Sistem itu membuat para pekerja yang kurang terdidik harus mendapat izin dari majikannya jika ingin pindah kerja atau meninggalkan Qatar. Sistem yang mengekang betul kebebasan pekerja.

Dilansir Sport Business, Qatar akan mereformasi undang-undang pekerja migran jelang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Saat ini, UU pekerja migran masih mengekang buruh-buruh di Qatar, termasuk para kuli bangunan pembangunan persiapan venue Piala Dunia.

Disebutkan, dewan Pemerintah sudah membuat voting untuk mereformasi undang-undangnya, dan selanjutnya tinggal dicek dewan penasehat sebelum disetujui oleh Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Laporan yang sama menyebutkan, Organisasi Buruh Internasional atau ILO, yang berafiliasi dengan PBB, mengharapkan aturan ini benar-benar diubah pada Januari 2020.

Sebagai tambahan, buruh-buruh Qatar untuk Piala Dunia 2022 sempat menjadi sorotan. Laporan investigasi Guardian tahun lalu menemukan, orang-orang yang bekerja di stadion Piala Dunia hanya dibayar 40 euro per minggu dan tinggal di kamp-kamp terisolasi, dan harus bekerja meskipun suhu dan kelembapan cuacanya cukup ekstrem.

Sebagai calon tuan rumah Piala Dunia, praktik pelanggaan HAM Qatar pun langsung dikritik dunia internasional. FIFA sempat dikecam karena membiarkan praktik itu terus berjalan. FIFA bahkan sempat dituntut pada 2017, namun Pengadilan Niaga Zurich menolaknya

Bintang Muda Timnas Italia ini Mengaku Titisan Pirlo dan Gattuso

0

Sandro Tonali menjadi satu dari sederet pemain muda, yang saat ini mengisi skuat timnas senior Italia. Tonali mencatatkan debut bersama Italia saat berhadapan dengan Liechtenstein pada pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Saat pemain 19 tahun ini masuk, Italia yang sedang unggul 2-0 mampu mencetak tiga tambahan lagi. Gli Azzurri memastikan menutup laga ini dengan kemenangan 5-0.

Seusai laga Tonali tidak bisa menutupi kebahagiannya. Tonali juga tidak lupa berterima kasih kepada rekan-rekannya yang telah banyak membantunya sebagai seorang pemain debutan di tim

“Saya merasa luar biasa karena tidak semua orang bisa bermain untuk Nazionale. Setelah 30 detik saya sedikit emosional karena ini benar-benar terjadi, saya bisa menguasai diri,” Tonali dikutip dari Rai Sport.

“Pelatih memberi tahu kami semua untuk siap bermain, jadi saya punya harapan. Semua orang di tim ini sangat membantu seorang debutan seperti saya dan rasanya mudah menyatu dengan mereka.”

Berbicara seputar sepak terjang Tonali, pemain Brescia itu memang dianggap sebagai salah satu gelandang muda berbakat Italia.

Tonali digadang-gadang merupakan gelandang bertahan lengkap dengan kemampuan distribusi dan merebut bola sama apiknya

Dengan skill yang dimiliki, Tonali sering dibandingkan dengan para pendahulunya di timnas Italia seperti Andrea Pirlo, Daniele De Rossi dan Gennaro Gattuso.

Dilaporkan Sky Sport, Tonali merasa tersanjung dibandingkan dengan para pendahulunya. Namun Tonali merasa dirinya adalah gabungan dari Pirlo dan Gattuso.

“Sulit untuk memilih salah satu dari pada juara tersebut. Mungkin gabungan dari semuanya akan sempurna! Saya kira ada beberapa kesamaan dengan Pirlo, tapi saya juga bermain dengan penuh semangat, jadi mungkin saya lebih seperti Gattuso,” tuturnya.

Lagi, Sergio Aguero Alami Kecelakaan Mobil!!

0

Kabar buruk menghampiri penyerang milik Manchester City, Sergio Aguero. Mobil yang dikendarai Aguero mengalami kecelakaan cukup parah.

Kecelakaan tersebut bermula, saat Aguero hendak berkendara menuju tempat latihan City. Dalam kecelakaan tersebut, Range Rover yang dikendarai Aguero mengalami kerusakan cukup besar.

Mobil tersebut nampak penyok di bagian kanan depan. Lalu bagaimana dengan kondisi Aguero?

Laporan Sky Sports menyebutkan, kecelakaan tersebut tidak membuat Aguero terluka sedikit pun. Eks pemain Atletico Madrid itu bahkan tidak perlu menjalani pemeriksaan dari tim medis City.

Masih merujuk laporan yang sama, Aguero nampak tidak berlebihan menyikapi insiden yang baru menimpa dirinya. Pasca kecelakaan, Aguero telah melapor kepada Akademi Sepakbola City bersama rekan-rekan setimnya seperti biasa.

Ini bukan pertama kalinya Aguero terlibat dalam sebuah kecelakaan lalu lintas. Dua tahun lalu, Aguero mengalami retak tulang rusuk saat mobilnya menabrak sebuah tiang di pinggir jalan Amsterdam, Belanda.

Bagaimanapun, City mesti lega karena kondisi Aguero baik-baik saja. Pasalnya, City mesti fokus kembali ke jalur kemenangan di Liga Inggris usai jeda internasional dengan melawat ke Crystal Palace akhir pekan ini

AC Milan Selalu Punya Tempat Spesial di Hati Andriy Shevchenko

0

AC Milan selalu memiliki tempat tersendiri dihati Andriy Shevchenko, keduanya memang memiliki catatan manis. Bersama AC Milan, Sheva merasakan puncak kariernya sebagai pesepakbola profesional.

AC Milan sendiri saat ini sedang mengalami masa-masa suram. Baru pekan lalu AC Milan mengganti pelatih. Marco Giampaolo yang baru sebentar duduk di kursi pelatih dilengserkan, posisinya lantas diberi pada Stefano Pioli.

Pergantian pelatih tersebut adalah gambaran kecil dari setumpuk masalah yang mendera Milan dalam beberapa tahun terakhir. Sejak Massimiliano Allegri hengkang di 2013 lalu, sudah ada enam pelatih datang dan pergi.

Di sisi lain Sheva sedang mengalami indah dalam kariernya sebagai pelatih. Sheva baru saja berhasil membawa timnas Ukraina lolos putaran final Piala Eropa 2020.

Kembali kesoal pelatih AC Milan. Walau sudah memilih pelatih baru, dalam diri Stefano Pioli masa suram itu belum tentu cepat sirna.

Pertanyaanya saat ini, akankah Sheva mau kembali ke mantan terindahnya yang sedang terpuruk, suatu saat nanti?

Dilansir OneFootball, Sheva menuturkan jika dirinya saat ini tidak mau berfikir terlalu jauh, soal kemungkinan melatih Milan.

“Rumor soal Milan? Saya kalem. Beberapa waktu lalu saya menyaksikan pertandingan Atalanta dengan Shakhtar Donetsk di San Siro di Liga Champions. Saya berbicara dengan dua teman saya yang datang untuk bertemu, Paolo Maldini dan Demetrio Albertini”.

“Saya bermain delapan tahun di Milan dan saya punya ikatan luar biasa dengan klub dan juga fans. Saya harap kondisinya terus berkembang,” tutur Sheva tanpa memberikan kepastian

Anderlecht Dapat Hadiah Denda, Gara – gara Lisensi “Bodong” Vincent Kompany

0

Petualangan Vincent Kompany menjadi pelatih Anderlecht, berbuah hukuman bagi klub asal Belgia tersebut. Seperti diketahui, Kompany diangkat Anderlecht sebagai Player-Coach atau pemain sekaligus pelatih pada Mei lalu.

Setumpuk pengalaman sukses yang didapat Kompany selama membela Manchester City di Liga Inggris, membuat Anderlecht tertarik untuk mengontraknya.

Sayang langkah Anderlecht tersebut berujung sangsi. Asosiasi Sepakbola Belgia melihat ada pelanggaran dari penunjukan tersebut. Sebab Kompany tak punya kualifikasi yang dibutuhkan untuk jadi pelatih kepala.

Dikutip Sky Sports, Asosiasi Sepakbola Belgia menuntut semua pelatih kepala di negara mereka punya lisensi UEFA Pro.

Anderlecht berkelit dengan menyatakan bahwa pelatih kepala yang sesungguhnya adalah Simon Davies, mantan kepala akademi City yang mengikuti jejak Kompany ke klub tersebut.

Asosiasi menolak klaim tersebut, menunjukkan pernyataan-pernyataan media dan video perkenalan Kompany sebagai bukti. Mereka pun menjatuhkan peringatan dan denda senilai Rp 78,2 juta.

“Klub melanggar aturan tersebut untuk waktu yang lama dan meskipun itu melanggar aturan, tidak ragu untuk secara publik memperkenalkan seorang pelatih tanpa ijazah,” demikian pernyataan resmi Asosiasi Sepakbola Belgia.

Anderlecht baru memetik dua kemenangan dari 10 pertandingan Liga Belgia musim ini di bawah arahan Kompany. Mereka tercecer di posisi 13 klasemen.

Menyusul hukuman dari asosiasi, Anderlecht lantas menunjuk Frank Vercauteren sebagai pelatih kepala. Mereka menyatakan Vercauteren menggantikan posisi Davies yang kini menjadi asisten pelatih.

Ternyata Manchester United, Pernah Ingin Membajak Neymar, Tapi!!!

0

Sebelum berkarier di Eropa bersama Barcelona, talenta sepakbola yang dimiliki Neymar, membuatnya dirinya banyak dilirik klub besar dari benua biru.

Neymar sendiri saat ini sedang mencoba memperbaiki kariernya di Paris Saint Germain, setelah sebelumnya membuat gaduh klub asal kota Paris itu, lantaran keinginannya untuk bereuni dengan Barcelona.

Kala itu selain Barcelona, gosipnya Real Madrid juga tertarik membajak Neymar dari PSG. ternyata bukan hanya Barca dan Real Madrid saja yang coba membajak, Neymar pada bursa transfer musim panas lalu.

Tanpa diketahui banyak pihak, ternyata Manchester juga sempat melakukan pendekatan kepada Neymar. Hanya saja proses terhenti di tengah jalan.

Dilaporkan DailyMail, saat itu Manajemen MU merasa mereka butuh mendatangkan bintang besar demi mendongkrak penampilan mereka di Liga Inggris. Dan Neymar menjadi salah satu target utama.

Tapi penawaran akhirnya tak pernah disampaikan ke pihak PSG dan Neymar. Mantan pemain Barcelona itu dianggap akan menimbulkan banyak masalah di Old Trafford. Itu terkait dengan kebiasaannya berpesta. Neymar juga dinilai akan kurang punya komitmen ke klub.

Laporan yang sama menyebutkan, berbicara dedikasi pada klub yang dibela. Neymar dianggap tak akan bisa seperti Lionel Messi yang berdedikasi penuh pada Barcelona atau sebagaimana Cristiano Ronaldo pada Real Madrid dan Juventus.

Hal lain yang membuat MU menarik diri adalah terkait Neymar Senior. Diketahui Ayah Neymar juga menjadi agen untuk anaknya. Neymar Sr, oleh manajemen MU, dianggap ‘terobsesi dengan uang’. 

Saatnya Berjaya di Liga Inggris Liverpool!!

0

Dalam beberapa tahun ke belakang Liverpool terbilang cukup konsisten di Liga Champions. Kemenangan di final Liga Champions di musim 2018/2019 lalu, jadi buktinya Liverpool memang sedang tampil baik, di kompetisi level Eropa.

Jika dihitung dengan kemenangan di final Liga Champions musim lalu, total sudah enam kali Liverpool jadi juara di kompetisi tertinggi antar klub Eropa tersebut. Kemenangan itu juga mengakhiri puasa 14 tahun di kompetisi tertinggi antar klub Eropa tersebut.

Puasa gelar di level Eropa sudah berhasil dituntaskan, lalu kapan Liverpool kembali berjaya di Liga Inggris?

Dikutip Sky Sports, Kepala Eksekutif Liverpool Peter Moore, tak menampik bahwa titel Liga Inggris akan menjadi tolok ukur sukses yang sebenarnya. “Saya rasa itulah yang diinginkan fans kami. Kami nyaris juara tahun lalu, 97 poin, dan di tahun-tahun lainnya kami bakal sudah juara,” ungkapnya.

“Tapi klub terus bergerak dan saya rasa titel liga, untuk banyak fans kami, akan sejajar dengan kejayaan di Liga Champions sebagai barometer sukses.”

“Sebagai sebuah klub, di luar lapangan kami sudah menetapkan sejumlah visi, misi, dan nilai-nilai dan di atas itu semua, adalah dukungan ke tim untuk ‘memenangi trofi’. Dua kata, karena pada akhirnya itulah yang fans kami inginkan dan itulah yang perlu kami berikan,” imbuh Moore

Perlu diketahui, musim lalu sejatinya Liverpool berkesempatan meraih dua gelar bergengsi, yakni juara Liga Champions dan Liga Inggris. Tapi laju yang tersendat selepas Natal membuat trofi Liga Inggris melayang. Mereka menuntaskan musim sebagai runner-up dengan 97 poin, hanya kalah satu poin dari Manchester City yang juara.

Mimpi juara yang kandas itu bisa saja menjadi pukulan telak untuk anak-anak Merseyside. Apalagi raihan 97 poin cukup untuk menjadi juara di 25 dari 27 musim terakhir Liga Inggris.

Tapi Liverpool menunjukkan bahwa kegagalan tersebut tak mengganggu ambisi mereka di musim ini. Delapan pekan pertama Liga Inggris musim ini sudah dilalui dengan sempurna, membuka jarak delapan poin dari City di posisi dua.

Didier Deschamps : Chelsea Jangan Sia-siakan Giroud!!!

0
Oliver Giroud

Kontribusi Olivier Giroud bersama Chelsea dan timnas Prancis saat ini bisa dikatakan bertolak belakang. Di Chelsea musim ini Giroud kalah bersaing dengan striker muda The Blues, Tammy Abraham.

Penampilan Tammy yang sedang oke belakangan ini membuat Giroud tak dilirik manajer The Blues, Frank Lampard.

Giroud pun baru turun sebanyak tiga kali di Liga Inggris dan belum mencetak gol, sangat timpang kondisinya dengan Tammy yang sudah mencetak 8 gol dalam 8 laga.

Beruntung kontribusi minim Giroud di Chelsea tidak membuatnya dirinya dilupakan timnas Prancis. Sampai jeda internasional saat ini, namanya masih tercantum dalam daftar pemain Les Bleus.

Bahkan Giroud memberi kontribusi besar, saat dirinya membela timnas di jeda Internasional pekan ini. Giroud berhasil mencetak gol saat melawan Islandia dan Turki dalam Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Kondisi Giroud yang sedang merana di Chelsea, akhirnya membuat pelatih Prancis, Didier Deschamps, angkat bicara.

Seperti dikutip Dailymail, Didier Deschamps mengungkap, jika Giroud menderita dengan kondisinya saat ini di Chelsea.

“Kalian tahu, Olivier menderita dengan situasi yang dialaminya. Tapi sebelum bulan Januari tiba, tak akan ada pergerakan. Setelahnya, terserah dia (mau bertahan atau pindah),” ujar Deschamps

Lebih jauh Deschamps hanya bisa berharap, jika Giroud bisa lebih sering bermain. Pasalnya tahun depan akan dilangsungkan Piala Eropa dan Prancis berpeluang besar ambil bagian.

“Saya hanya berharap dia bisa lebih sering bermain. Yang jelas, kami tak boleh mengesampingkan gol-golnya, penampilan bagusnya.”

“Dia sering mencetak gol, dan membantu rekannya bermain baik. Giroud tahu kalau sedang tertekan saat ini, tapi dia selalu meresponnya dengan baik,” pungkas Deschamps.

HOT NEWS

MOST COMMENTED

Dianggap Mata Duitan, Pemain Ini Masa Bodoh dengan Fans Nyonya Tua

Kisah pertukaran Leonardo Bonucci masih menjadi sindiran fans Juventus. Juventini menganggap yang dilakukan Bonucci semata-mata karena uang. Tapi tidak dari sudut pandang si pemain,...