Lakukan Psy War, Pep Guardiola Puji Sadio Mane, Tapi!!!

0
248

Seperti musim lalu, Liga Inggris 2019/2020 kembali mempertontonkan persaingan ketat antara Liverpool dan Manchester City. Untuk saat ini, Liverpool masih berada di puncak klasemen sedangkan City ada di posisi dua.

Dalam waktu dekat City akan melawat ke kandang Liverpool. Nah, walau laga baru akan berlangsung Minggu (10/11), psy war sepertinya sudah dilakukan pelatih City, Pep Guardiola.

Psy war Guardiola, bermula usai kemenangan City 2-1 atas Southampton, Sabtu (2/11/2019) malam WIB. City yang sempat memangkas jarak menjadi tiga poin, akhirnya kembali terpisah 6 angka karena Liverpool menang 2-1 atas Aston Villa lewat gol Sadio Mane di menit akhir.

Pada pertandingan itu, Villa unggul duluan di babak pertama lewat Trezeguet sebelum disamakan Andrew Robertson di menit ke-84. Dalam proses mengejar ketertinggalan, Liverpool melakukan segala upaya, termasuk mencari penalti atau eksekusi sepakan bebas yang jadi keahlian mereka.

Salah satu insiden terjadi menit ke-35 ketika Mane terlibat duel dengan Frederic Guibert dan lantas terjatuh. Mane yang kesakitan memegangi kaki kanan sambil berharap Liverpool mendapat penalti.

Tapi, upaya itu gagal dan wasit John Moss malah menghadiahi kartu kuning karena Mane dianggap melakukan aksi tipu-tipu. Hal ini seperti menegaskan anggap diving kepada Mane saat Liverpool mengalahkan Leicester City tiga pekan lalu.

Saat melawan Leicester, Liverpool menang lewat penalti James Milner di menit akhir setelah Mane dilanggar. Penalti sempat digugat karena Mane sebenarnya tidak mendapat ganjalan berarti dari pemain lawan.

“Terkadang dia (Mane) suka diving,” ujar Guardiola kepada Sky Sports.

“Terkadang dia menggunakan kemampuannya untuk mencetak gol luar biasa di menit akhir. Dia itu pemain bertalenta,” sambungnya.

Sejauh ini memang belum ada respon dari pihak Liverpool maupun Mane. Namun komentar Guardiola itu, dipastikan bakal menambah panas persaingan antara Liverpool dan Manchester City musim ini