Granit Xhaka : Hey Patrice Evra, Jaga Bicara Mu!!

0
3979

Patrice Evra sedang membuat penggawa Arsenal berang. Ini bermula dari kekalahan 0-1 Arsenal, saat bertandang ke kandang Sheffield United di Bramall Lane.

Akibat kekalahan itu, puasa kemenangan tandang Arsenal berlanjut. Tim arahan Unai Emery itu sudah tidak menang dalam empat pertandingan tandang terakhirnya di Liga Inggris.

Hasil yang dicapai Arsenal di laga tandang, seakan memancing Evra memberi komentar yang terbilang cukup sinis. Mantan bek Manchester United itu menyebut Arsenal masih saja bermental lembek seperti bayi.

Komentar inilah yang membuat salah satu penggawa Arsenal, Granit Xhaka geram. Xhaka sangat kecewa dengan komentar Evra.

Dilansir Telegraph, menurut Xhaka sebagai seorang mantan pemain, harusnya Evra bisa memberi komentar yang lebih bijak. Xhaka pun langsung membalas dengan komentar yang tidak kalah pedas.

“Kita harus berhenti bicara soal (masalah) mental atau omong kosong seperti ini. Bagi saya sama saja apakah Anda bermain kandang atau tandang. Anda harus menang,” kata Xhaka

“Anda harus menunjukkan karakter besar. Anda main bagus dan tidak selalu mencari-cari alasan yang sama.”

“Banyak orang terlalu banyak bicara. Saya dengar pertama kali dia (Evra) bicara sesuatu yang tidak baik tentang kami,” ucap Xhaka.

“Saya sangat respek kepadanya, karena dia dulunya adalah pemain hebat. Tapi Anda juga harus hati-hati dengan perkataan di situasi seperti itu,” tegas Xhaka.

Tidak cukup sampai disitu, Xhaka juga menyindir para pundit yang suka berkomentar seenaknya seputar Arsenal.

“Bukan cuma dia, tapi banyak orang. Mereka banyak bicara omong kosong, soal kami. Bagi saya itu aneh karena mereka (pundit) pernah ada dalam situasi yang sama seperti kami. Mereka dulunya juga pemain,” lanjut Xhaka.

“Mungkin kadang bagus, kadang tidak begitu bagus. Tapi bagaimana saya bilang jika Anda bicara setiap pekan, setiap pertandingan, omong kosong seperti ini yang mereka katakan, mereka tidak dapat respek.”

“Terus terang saja. Saya tidak tertarik kepada apa yang orang-orang katakan. Kami harus bicara secara internal untuk memperbaiki semuanya dan bekerja keras,” katanya.