Christian Eriksen menyisakan perasaan gundah pada bursa transfer musim panas tahun ini. Walau tak seheboh saga transfer Neymar, Eriksen menjadi salah satu pemain top yang ingin berganti seragam, di jendela transfer musim ini.

Sayang semua itu gagal terwujud, tak heran jika perasaan hati Eriksen saat ini begitu gundah.

Eriksen sendiri, sudah mengungkapkan ingin pindah dari London utara, setelah enam musim membela Tottenham. Beberapa klub dikaitkan dengan pemain 27 tahun itu, Real Madrid, Juventus, Paris Saint-Germain, dan Manchester United deretannya.

Hingga bursa transfer ditutup, tak ada klub mengajukan tawaran yang sesuai dengan permintaan The Liliwhites. Eriksen pun menerima kegagalannya pindah tim, lalu berandai-andai dengan gim mengelola klub sepakbola keluaran Sport Interactive, Football Manager.

Itu tidak (salah), tapi inilah sepakbola dan anda tak pernah tahu apa yang terjadi di sepakbola dan banyak hal yang mempengaruhi,” kata Eriksen di DailyMail.

“Saya berharap saya bisa mengambil keputusan seperti di (permainan) Football Manager, tapi malangnya saya tak bisa,” dia menambahkan.

Kontrak Eriksen dengan Spurs tinggal menyisakan satu musim lagi. Dengan begitu, eks pemain Ajax Amsterdam itu bisa menjalin negosiasi dengan klub lain pada awal tahun 2020.

Juventus sudah memberi sinyal ingin mendatangkan Eriksen dengan cuma-cuma di musim depan.