AC Milan memulai Serie A 2019/2020 dengan tidak memuaskan. Racikan pelatih baru Milan, Marco Giampaolo gagal membawa skuat asal kota mode meraih tiga poin.

Dalam laga perdana Serie A musim ini, AC Milan yang bertandang ke markas Udinese di Stadion Friulli, harus takluk dari 0-1 dari tuan rumah. Gol Rodrigo Becao di babak kedua memastikan kemenangan Udinese.

Kekalahan tersebut, nampaknya tidak diterima secara legowo oleh penggawa Milan. Pasalnya Rossoneri sempat berpeluang mendapat penalti saat bola tendangan pojok Milan mengenai lengan bek Samir di kotak penalti pada menit ke-81.

Namun wasit tidak memutuskan adanya pelanggaran, usai melihat tayangan ulang VAR.

Dilansir situs resmi klub, Kapten AC Milan, Alessio Romagnoli, mengaku heran dengan keputusan wasit tersebut. Menurutnya, seharusnya penalti dapat diberikan kepada timnya.

“Sebuah tendangan penalti bisa merubah keadaan dalam pertandingan. VAR seharusnya melihat jika kejadian tadi jelas-jelas adalah hand ball. Seharusnya itu diganjar dengan hadiah penalti dan saya tidak paham kenapa wasit melihatnya dengan berbeda,” ujar Romagnoli.

Anehnya, pernyataan Romagnoli justru tidak sepenuhnya disetujui sang pelatih. Marco Giampaolo justru tidak menyalahkan VAR atas kekalahan timnya.

Bagi pria berusia 52 tahun itu, Milan memang perlu pembenahan lagi khususnya saat membangun serangan.

“Kami kecewa dengan hasil ini, tetapi evaluasi saya tidak akan berbeda jika seandainya kami bisa menyamakan kedudukan lewat penalti,”

“Kami harus bekerja untuk memperbaiki sisi ofensif kami, sebab kami kesulitan di sektor itu selama pertandingan,” papar Giampaolo.

Hal senada juga diakui oleh penyerang Rossoneri, Fabio Borini. Ia menyatakan jika Milan cukup kesulitan untuk mengembangkan permainan.

“Udinese benar-benar sudah mempersiapkan diri, mereka sabar menunggu kami untuk kemudian melancarkan serangan balik. Untuk pertandingan hari ini kami cukup bersusah payah saat membangun permainan sendiri, sehingga hal tersebut yang perlu diperbaiki,” kata Borini.