Kekalahan Real Madrid 1-4 atas Ajax Amsterdam di babak 16 besar Liga Champions, berbuntut panjang.

Selain menyebabkan Madrid tersingkir dari Liga Champions musim ini, kekalahan itu membuat Presiden Real Madrid Florentino Perez bertengkar hebat dengan Sergio Ramos.

Usai laga, saat di ruang ganti, Perez mengecam para pemain Madrid karena dianggap kurang dedikasi. Ramos yang absen karena akumulasi kartu langsung membela rekan-rekan setimnya.

Di dalam adu mulut itu, Perez mengancam akan mendepak bek dan kapten Madrid tersebut yang diterimanya.

“Bayar dulu kontrak saya dan saya akan pergi,” sembur Ramos ketika itu. “Saya sudah mengorbankan segalanya termasuk punggung saya untuk lambang ini, klub ini, dan juga Anda!”

Terkait ancaman Perez, seperti dilaporkan AS, presiden Real Mardrid itu diyakini hanya omong kosong belaka. Pasalnya sudah pasti Perez akan menerima protes keras dari fans, jika sampai memecat Ramos.

Tapi kalau memang Ramos akan dipecat, maka Madrid mesti membayar biaya pelepasan kontraknya yang mencapai 25 juta euro (Rp 402 miliar).

Pemain internasional Spanyol itu masih memilik kontrak sampai 2021, bukannya 2020 yang dipercaya banyak orang. Madrid sempat memperpanjang kontrak Ramos sampai 2020 demi menjauhkan pemainnya itu dari kejaran Manchester United di musim panas 2015

Pada beberapa bulan lalu, Los Blancos diam-diam menambahkan satu tahun perpanjangan di kontrak Ramos karena sudah tampil impresif. Dengan begini, Ramos akan tetap di Santiago Bernabeu sampai 2021, atau saat berusia 34 tahun