Sudah menjadi pengangguran, Jose Mourinho tetap saja mendapat cibiran. Eks pelatih Manchester United itu dijadikan kambing hitam atas performa buruk Kaka di Real Madrid. Sang pemain menuding, sang pelatih tak mau memainkannya kala itu.

Membela Los Blancos selama empat musim, Kaka nyaris tak memiliki menit bermain yang cukup untuk menunjukkan performa terbaiknya. Selain itu, ia kerap dihantam cedera sehingga gagal unjuk gigi.

“Masalah saya di Madrid adalah konsistensi. Di musim pertama, saya menderita cedera dan di musim selanjutnya, masalah saya bertambah ketika Mourinho datang. Dia sama sekali tak ingin memberikan saya kesempatan bermain selama tiga tahun,” kata Kaka dikutip dari Diario AS.

“Menurutnya, saya tak bermain karena posisi saya sudah diisi oleh (Mesut) Oezil. Saya sama sekali tak memiliki masalah pribadi dengannya. Satu-satunya masalah yang sama miliki dengannya adalah, pemilihan tim untuk bertanding di setiap pertandingannya,” tambahnya.

Selama mengusung panji Madrid, Kaka hanya mampu menorehkan 29 gol dan 39 assist dari 120 penampilannya di semua ajang. Meski kerap jadi cadangan, ia sukses meraih satu trofi LaLiga serta satu Copa del Rey.

Setelah Madrid, Kaka kembali memulai petualangan Bersama Milan. Sayang, performanya tak sama seperti sebelumnya. Walhasil, ia mesti rela berpetualang ke MLS untuk berkarir di Orlando City hingga pension pada 2017 lalu.