Tidak seperti dulu, pemain sepak bola sekarang banyak yang kecanduan media social, khususnya Instagram. Hal ini diutarakan Christian Vieri yang menyindir para striker yang sibuk dengan akun IG-nya.

Menurut mantan pemain Inter Milan ini, tugas utama seorang striker kerap dijalani tidak dengan fokus. Walhasil, performa di lapangan pun tidak mengalami perbaikan di laga berikutnya.

“Saat ini Anda hanya perlu Instagram yang bagus untuk bisa menjadi seorang penyerang. Anda tidak perlu mencetak 30 gol lagi. Tidak perlu mencetak gol setiap pekannya,” jelasnya dikutip dari Radio Deejay.

Ia pun menyoroti perbedaan yang menyolok pesepakbola dulu dengan sekarang. Dulu, para penyerang akan focus ke pertandingan. Terutama buat para penyerang, mereka akan menyesali penampilan yang buruk, bila gagal mencetak gol. Sementara penyerang masa kini cenderung cuek.

“Sebelumnya, jika Anda tak bisa mencetak gol, maka Anda akan mengunci diri di dalam kamar. Di keesokan harinya, Anda akan melakukan evaluasi terhadap kesalahan yang Anda buat,” kata eks pemain Juventus dengan dua gelar scudeto ini.

Buatnya, generasi saat ini banyak yang tak mampu menduplikasi sikap para seniornya di masa lalu. Inilah yang membuat mantan pemain Lazio ini kesal.

“Itu (sikap menyesali kegagalan) tidak terjadi lagi saat ini. Kami kecewa, semua generasiku, terutama para penyerang,” tutupnya.