Juventus mendapat kabar tidak sedap di pekan terakhir ini. CEO Giuseppe Marotta mengundurkan diri. Padahal yang bersangkutan menjadi otak dari berbagai gelar Juventus beberapa tahun terakhir.

Pengumuman pengunduran diri ini dilakukan, setelah I Bianconeri menang 3-1 atas Napoli, Sabtu (29/9/2018). Mendengar hal tersebut, pelatih Massimiliano Allegri mengaku kaget dan tak percaya.

Setelah konferensi pers laga Juventus vs Napoli, Allegri mendapat kabar dari jurnalis perihal mundurnya Giuseppe Marotta. Karena ia tak mengetahui informasi apapun.

“Itu juga kabar baru bagi saya,” ungkap Allegri soal pengunduran diri Giuseppe Marotta seperti dikutip dari Tuttosport.

“Kalau tidak salah, kami telah melewati masa-masa luar biasa di sini selama 4,5 tahun,” tambahnya.

Mundurnya Beppe Marotta, menurut Allegri menjadi kehilangan besar. Karena pria 61 tahun tersebut merupakan sosok penting. Juventus akan sulit menemukan pengganti yang sepadan.

“Dia adalah direktur terbaik di sepak bola Eropa. Dia membangun Juventus bersama para direktur lain dan menciptakan sebuah tim juara. Jujur saja, saya tak tahu harus bicara apa karena ini juga kabar baru bagi saya,” tambah Allegri.

“Dia akan dirindukan. Namun, tentu saja kami harus menutup ketiadaannya.”

Marotta adalah otak di belakang tujuh gelar Scudetto, empat gelar Coppa Italia, dan tiga gelar Supercoppa Italia Nyonya Tua.