Miris, Embargo AS, Buat Timnas Iran Tidak Punya Sepatu di Piala Dunia

Efek dari embargo AS berimbas sangat banyak, termasuk kepada timnas Iran.

0
6322

Sudah menjadi rahasia umum, jika hubungan antara Iran dan Amerika Serikat (AS), tidak harmonis. Embargo ekonomi yang diberikan AS kepada Iran, jadi bukti hubungan kedua Negara tidak harmonis.

Iran sendiri, sudah diembargo ekonomi oleh AS sejak bulan Juli tahun lalu. Penyebabnya, Iran masih aktif dengan program nuklirnya. Efek dari embargo tersebut berimbas sangat banyak, termasuk kepada timnas Iran.

Timnas Iran yang akan berlaga di Piala Dunia 2018, terkena imbas dari kebijakan embargo ekonomi pemerintah AS itu. Aparel asal negeri Paman Sam, Nike, takkan memasok sepatu untuk pemain Iran.

Karena embargo itu, Nike juga harus patuh pada hukum di AS. Menjelang digelarnya ajang Piala Dunia 2018 di Rusia, mereka pun mengeluarkan keterangan resmi mengenai penghentian pasokan alat olahraga untuk pemain Iran.

“Sanksi AS berarti bahwa, sebagai perusahaan AS, Nike tak bisa memasok sepatu untuk para pemain di timnas Iran di saat ini,” kata pernyataan resmi Nike di ESPN FC.

“Sanksi berlaku untuk Nike telah diterapkan selama bertahun-tahun dan diberlakukan oleh hukum,” pernyataan itu menambahkan.

Keputusan Nike itu, langsung direspon oleh Pelatih Timnas Iran, Carlos Queiroz. Pelatih asal Portugal itu, mendesak, Nike meminta maaf atas kebijakan yang diambil. Padahal produsen olah raga tersebut, merupakan sponsor apparel timnas Iran.

Queiroz menyatakan, Nike tidak perlu mengeluarkan pernyataan tersebut. Pelatih berpaspor Portugal ini pun meminta FIFA untuk turun tangan membantu masalah Timnas Iran dengan Nike.

“Kejadian ini menjadi sumber inspirasi bagi kami untuk melakoni Piala Dunia 2018,” ungkap Queiroz, seperti dilansir Sky Sports.

Selain itu, Queiroz juga menilai Nike terlalu sombong saat mengeluarkan pernyataan tersebut. Queiroz heran mengapa Nike bersikap seperti itu.

“Mereka harus meminta maaf karena berperilaku arogan terhadap 23 pemain kami. Ini benar-benar konyol dan tidak perlu,” terang Queiroz.

Dengan mepetnya pengumuman dari Nike itu, salah seorang ofisial tim Iran menyebutkan, pemain Iran melakukan solusi darurat. Ada yang mengontak rekan-rekan setim di klub untuk meminjami sepatu, ada juga yang membeli sendiri di Rusia. Untuk aparel seragam tim, Iran didukung oleh Adidas hingga tak mengalami kendala.